Mengenang Michael Bambang Hartono, Atlet Indonesia di Balik Djarum dan Como 1907

Sosok bos Djarum Group, Michael Bambang Hartono wafat, meninggalkan jejak medali Asian Games 2018 hingga kepemilikan Como 1907 di Serie A Italia.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Hari Susmayanti
Kompas.com
Michael Bambang Hartono (Kompas.com/Tjahjo Sasongko) 

TRIBUNJOGJA.COM - Kabar berpulangnya Michael Bambang Hartono menjadi perhatian publik Indonesia.

Sosok yang kerap dipanggil Michael Hartono ini merupakan bos di balik Grup Djarum bersama dengan adiknya, Robert Budi Hartono. 

Selama ini, ia dikenal luas melalui kiprahnya di dunia bisnis, termasuk dalam membesarkan Grup Djarum serta ekspansi ke berbagai sektor seperti perbankan melalui Bank Central Asia (BCA) dan industri elektronik lewat Polytron.

Menurut data dari Forbes.com, Michael Hartono memiliki kekayaan hingga US$ 18,9 miliar (Rp 319,4 triliun) per 10 Maret 2026 ini.

Bahkan, Michael Hartono menempati posisi sebagai miliarder terkaya di dunia pada peringkat ke-149 per 2026.

Dari Atlet Nasional Hingga Pembina Organisasi Induk Olahraga Bridge.

Uniknya, di tengah kiprahnya sebagai pengusaha, Michael Hartono juga tercatat sebagai atlet yang mewakili Indonesia di cabang olahraga bridge atau contract bridge

Michael Hartono pernah berpartisipasi dalam ajang Asian Games 2018, memperkuat kontingen tim nasional melalui Supermixed Team olahraga bridge.

Keikutsertaannya di ajang tersebut menjadi sorotan, mengingat posisinya sebagai salah satu tokoh bisnis terbesar di Indonesia.

Dalam Supermixed Team tersebut, Michael Hartono tergabung bersama sejumlah atlet lainnya, yakni Jemmy Boyke Bojoh, Franky Steven Karwur, Bert Toar Polii, Rury Andhani, dan Conny Eufke Sumampouw.

Bersama tim tersebut, ia berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Asian Games 2018.

Pada saat yang sama, Michael Hartono juga tercatat sebagai salah satu atlet tertua yang berkompetisi di cabang olahraga bridge.

Baca juga: Kembali Jadi Juara Bertahan, PB Djarum Sapu Bersih Empat Piala Bergengsi

Dilansir dari Kompas.id, ketertarikannya terhadap bridge telah dimulai sejak usia muda.

Tercatat bahwa sejak tahun 1951, Michael Hartono sudah aktif sebagai atlet bridge dan kerap mengikuti berbagai kejuaraan di wilayah Jawa Tengah.

Di luar sebagai pemain, ia juga terlibat dalam pengembangan olahraga bridge di Indonesia melalui Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI).

Michael Hartono pernah menjabat sebagai Ketua Pembina pada periode 2014–2018, serta menjadi bagian dari jajaran pembina sejak periode 1980-an.

Kepemilikan Klub Sepak Bola Italia, Como 1907

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved