KKB Aibon Kogoya Serang dan Bakar Pos PT Kristalin di Nabire, 2 Orang Tewas

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua pimpinan Aibon Kogoya melakukan penyerangan dan pembakaran Pos Penjagaan PT Kristalin Ekalestasi

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/FINDI RAKMENI
KKB PAPUA : Tampak pos penjagaan PT Kristalin Ekalestasi ludes terbakar setelah diserang oleh KKB Papua pimpina Aibon Kogoya pada Sabtu (21/2/2026) kemarin 

Samuel menambahkan, pasca penyerangan, puluhan karyawan PT. Kristalin Ekalestasi dievakuasi dari Kampung Biha menuju Nabire karena khawatir akan ada penyerangan susulan. 

 "Tadi setelah penyerangan, kita ke sana untuk proses evakuasi korban dan saat itu ada sekitar 50-75 orang karyawan yang berada di lokasi juga kita evakuasi," katanya saat dikonfirmasi pada Minggu (22/2/2026) pagi.

Selain karyawan, sejumlah warga di sekitat lokasi juga dievakuasi.

"Selain karyawan PT. Kristalin Ekalestasi juga terdapat sejumlah warga di sekitar lokasi yang ikut dievakuasi. Mereka ini khawatir jika terjadi penyerangan susulan sehingga mengamankan diri ke Nabire," ungkap Kapolres.

Baca juga: Rumah Dijadikan Gudang Petasan di Caturtunggal Ludes Terbakar

Sosok Aibon Kogoya

Aibon Kogoya dikenal sadis dan beringas dalam melancarkan aksi-aksinya. Kelompoknya sering menyerang aparat keamanan (TNI-Polri) serta masyarakat sipil, termasuk pekerja proyek.

Meski sempat disebut sebagai sempalan kelompok kecil, Aibon Kogoya teridentifikasi sebagai bagian dari jaringan yang lebih besar di Papua Tengah dan kerap dikaitkan dengan kelompok Nau Waker atau Lewis Kogoya.

Terakhir dilaporkan aktif di sekitar Distrik Makimi, Nabire, dan sering beroperasi hingga Intan Jaya dan Puncak. 

Kelompok Aibon Kogoya bertanggung jawab atas berbagai aksi kekerasan berat:

  • Serangan di Nabire (Februari 2026): Kelompok ini menyerang dan membakar pos pengamanan PT Kristalin Eka Lestari di Kampung Biha, Distrik Makimi, Nabire, pada 21 Februari 2026, yang mengakibatkan dua orang tewas.
  • Serangan di Paniai (Maret 2024): Diduga menyerang pos polisi di Deotaadi 99, Distrik Baya Biru, Kabupaten Paniai, menewaskan dua anggota polisi (Bribda Arnal Dobert dan Bribda Sandy Devrid) dan merampas senjata.
  • Penyerangan Pekerja Puskesmas (November 2023): Memimpin penyerangan terhadap pekerja proyek puskesmas di Kabupaten Puncak, mengakibatkan tiga pekerja tewas.
  • Serangan di Intan Jaya (2022/2025): Terlibat dalam penembakan karyawan PT TJP di Intan Jaya dan serangan-serangan terhadap aparat keamanan.  

Sebagian artikel ini sudah tayang di Kompas.com.

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved