Sebulan Terakhir, Iran Sudah Dua Kali Gelar Latihan Perang Rudal

Iran disebut tengah memperkuat militernya untuk mengantisipasi serangan dari pihak luar.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Tasnim via Sputnik
Rudal Sejjil 

TRIBUNJOGJA.COM, TEHERANIran disebut tengah memperkuat militernya untuk mengantisipasi serangan dari pihak luar.

Salah satu langkah yang diambil oleh Iran adalah dengan menggelar latihan perang rudal.

Langkah ini menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kemampuan perang rudal Iran.

Iran sendiri sebelumnya sukses memborbardir wilayah Israel dengan rudal-rudal andalannya.

Meski pengembangan senjata rudal cukup sukses, Iran berusaha untuk terus meningkatkan kemampuan perang rudalnya dengan menggelar latihan secara kontinue.

Terbaru, Iran disebut tengah melakukan latihan perang rudal pada Senin (22/12/2025) kemarin seperti yang dilaporkan media pemerintah.

Latihan perang rudal ini merupakan yang kedua selama sebulan terakhir berdasarkan keterangan sumber dan saksi yang tidak disebutkan namanya. 

Dalam laporannya, media pemerintah Iran menyebut latihan perang rudal ini dilaksanakan di sejumlah kota.

Mulai dari Ibu kota Teheran serta kota Isfahan dan Mashhad.

Video dan foto latihan perang rudal tersebut banyak tersebar di sejumlah kantor berita semi-resmi Nournews dan saluran Telegram milik lembaga penyiaran publik Iran.. 

Namun demikian, Reuters menyatakan, tidak dapat memverifikasi secara independen keaslian video-video tersebut.

Perbedaan informasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Baca juga: Dua Orang Tersesat di Gunung Merapi via Klaten: Satu Dievakuasi Selamat, Satu Masih Dicari

Bantahan uji coba rudal

Belakangan pada hari yang sama, media pemerintah Iran mengutip apa yang mereka sebut sebagai “sumber yang mengetahui masalah ini” yang membantah bahwa Iran melakukan uji coba rudal.

Menurut sumber tersebut, gambar-gambar yang beredar sebenarnya menunjukkan “pesawat terbang tinggi,” bukan peluncuran rudal.

Tidak ada penjelasan lebih lanjut yang diberikan oleh otoritas atau media Iran terkait perbedaan laporan tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved