Musibah Datang Menjelang Hari Bahagia, Tenda Pernikahan Roboh Diterjang Puting Beliung

Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang lokasi hajatan, menyebabkan tenda dan dekorasi resepsi rusak parah. 

Editor: Yoseph Hary W
KOMPAS.com/Dian Ade Permana
JELANG PERNIKAHAN: Tenda yang roboh karena angin kencang jelang pernikahan Bagas-Wulan dipasang lagi, Sabtu (18/10/2025) 

TRIBUNJOGJA.COM - Musibah datang menjelang hari bahagia pasangan dari Semarang, Bagas dan Wulan. Dua hari sebelum resepsi pernikahan Bagas dan Wulan berlangsung, angin puting beliung menerjang memorakporandakan tenda pernikahan

Pasangan Bagas dan Wulan rencananya akan melangsungkan resepsi pernikahan pada Minggu (19/10/2025) di Dusun Kalegen, Desa Dersansari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang.

Persiapan dilakukan sejak jauh hari, mulai dari pemasangan tenda, penataan meja dan kursi, hingga konsumsi untuk para tamu. 

Sejumlah tamu sudah mulai berdatangan sejak Jumat (17/10/2025). Namun, musibah terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang lokasi hajatan, menyebabkan tenda dan dekorasi resepsi rusak parah. 

"Anginnya tidak lama, mungkin hanya kurang dari satu menit," kata Sutarto, orangtua Bagas, Sabtu (18/10/2025).

Meski berlangsung singkat, angin kencang tersebut merobohkan tenda yang terpasang di depan rumah.

Dekorasi hingga pelaminan rusak dan tak bisa digunakan kembali.

"Rusak dan roboh kemarin itu, tamu-tamu juga berteduh menyelamatkan diri karena memang hujan sangat deras," ujar Sutarto.

Setelah kejadian tersebut, Sutarto menjelaskan, pembersihan dan penataan ulang langsung dilakukan.

Beberapa perlengkapan yang tidak bisa dipakai pun dibuang.

"Hari ini ada penataan ulang, tenda yang kemarin roboh, dipasang lagi. Pelaminan dan dekorasi untuk pengantin juga ditata ulang, meski mungkin tidak sekomplet rencana awal, tapi prosesi pernikahan tetap akan dilangsungkan," jelasnya.

Meski musibah datang menjelang hari bahagia, Sutarto tetap bersyukur karena tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

"Namanya juga bencana alam, tidak akan ada yang tahu kapan terjadi. Tapi terpenting tidak ada korban dan resepsi tetap berlangsung sesuai jadwal," ungkap Sutarto.

Ibu Mempelai Tertimpa Seng, Selamat Tanpa Luka

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved