Dulu Getol Sebut Ijazah Jokowi Palsu, Kini Rismon Sianipar Berbalik Arah: Saya Minta Maaf
Ahli digital forensik, Rismon Sianipar yang tiba-tiba menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Ahli digital forensik Rismon Sianipar secara terbuka menyatakan ijazah Presiden Jokowi adalah asli setelah melakukan penelitian ulang selama dua bulan.
- Rismon mengakui adanya kesalahan pada analisis sebelumnya terkait watermark dan embos pada ijazah, serta menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga Presiden Jokowi.
- Rismon telah mengajukan permohonan restorative justice ke Polda Metro Jaya terkait kasus hukum yang menjeratnya.
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Kasus tudingan ijazah palsu Jokowi memasuki babak baru.
Hal itu menyusul pengakuan mengejutkan dari ahli digital forensik, Rismon Sianipar yang tiba-tiba menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli.
Padahal, sebelumnya Rismon getol dan bersikeras bahwa ijazah Jokowi palsu.
Tak hanya menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli, kabar terbaru adalah Rismon mengajukan Restorative Justice ke Polda Metro Jaya.
RJ itu diajukan oleh Rismon dan kuasa hukumnya sekitar sepekan yang lalu.
Dikutip dari Tribunnews.com, pengakuan Rismon yang menyatakan bahwa ijazah Jokowi adalah asli ini disampaikannya melalui unggahan video.
Menurut Rismon, dua bulan terakhir ini dirinya melakukan penelitian ulang terhadap ijazah Jokowi.
Dalam video yang diunggah di akun YouTube Balige Academy, Rismon mengawali statmennya dengan menyebut bahwa hasil penelitiannya yang tertuang pada buku Jokowi's White Paper bersama dengan pakar telematika, Roy Suryo, dan pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, ada kesalahan.
Kesalahan itu terjadi pada hasil penelitiannya saja.
Dia mengungkapkan penelitian yang dilakukannya tidak bergantung dengan hasil riset yang dilakukan oleh Roy maupun Dokter Tifa.
"Oleh karena independensi tersebut, maka saya sebagai peneliti secara terbuka mengatakan ada koreksi-koreksi akibat data yang lengkap, akibat rotasi, atau translasi, atau resolusi pada data yang saya uji," katanya dikutip dari Tribunnews.com, yang melansir YouTube Balige Academy, Kamis (12/3/2026).
"Oleh karena itu, sebagai peneliti yang bertanggung jawab terhadap kebenaran yakni kebenaran ilmiah, seorang peneliti harus bersandar pada objektivitas dalam temuan-temuan dalam kerja-kerja ilmiahnya," sambungnya.
Setelah mengakui ada kesalahan dalam penelitiannya, Rismon pun akhirnya menyampaikan permintaan maafnya kepada Jokowi dan keluarganya.
"Temuan saya sebelumnya yang telah melukai, membuat commosion dalam perkembangan kita akhir-akhir ini melukai keluarga Pak Jokowi dan Pak Jokowi, saya sebagai peneliti menyatakan minta maaf secara gentleman kepada keluarga Bapak Jokowi," katanya.
| Update Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS, Sabtu 6 Juni 2026 Pukul 18.00 WIB |
|
|---|
| Update Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS, Sabtu 6 Juni 2026 Pukul 14.00 WIB |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jogja Hari Ini, Sabtu 6 Juni 2026 |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi SIM Corner dan SIM Keliling di Jogja Hari Ini, Sabtu 6 Juni 2026 |
|
|---|
| Catat! Ini Jenis Pelanggaran yang Jadi Fokus Operasi Patuh Progo 2026 di Jogja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Rismon-Sianipar-Laporkan-Jokowi-ke-Polda-DIY-Soal-Dugaan-Berita-Bohong.jpg)