Tim SAR Gabungan Gunakan Sonar System untuk Cari Keberadaan Pelatih Valencia B

Tim SAR gabungan mendapatkan tambahan peralatan berupa sonar system dari Polda NTT untuk mendukung proses pencarian terhadap pelatih Valencia B

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Kompas.com/nansianustaris
Tim SAR gabungan melakukan pencarian pelatih Valencia dan anaknya di perairan Pulau Padar, TN Komodo, pada Rabu (31/12/2025) 

TRIBUNJOGJA.COM, LABUAN BAJO - Tim SAR gabungan mendapatkan tambahan peralatan berupa sonar system dari Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendukung proses pencarian terhadap pelatih Valencia B Fernando Martin Carreras dan dua anaknya yang hilang tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo.

Sonar system adalah teknologi pendeteksi bawah air yang digunakan untuk membantu menemukan korban, kendaraan, atau benda yang tenggelam di sungai, danau, atau laut.

Dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR), sonar bekerja dengan memancarkan gelombang suara ke bawah air.

Pantulan gelombang tersebut membentuk citra dasar perairan sehingga tim SAR dapat mengidentifikasi objek yang mencurigakan, termasuk tubuh manusia atau kendaraan.

Teknologi ini sangat membantu karena dapat menjangkau area luas, bekerja di air keruh atau gelap, serta mempercepat proses pencarian dibanding penyelaman manual.

Adapun proses pencarian terhadap ketiga korban masih terus dilakukan hingga saat ini.

Tim SAR gabungan juga mendapatkan tambahan personel sehingga totalnya saat ini mencapai 140 orang.

" Awalnya 132 orang. Hari ini ada tambahan beberapa sehingga totalnya 140 personel yang dikerahkan untuk melakukan pencarian," kata Kepala Basarnas Maumere, Fathur Rahman, Rabu (31/12/2025) siang.

"Kita akan coba turunkan sonar system setelah hasil penyelaman pertama," lanjutnya. 

Fathur mengatakan, tim SAR terus melakukan penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, mengatakan bahwa pemerintah bersama tim SAR gabungan akan berusaha semaksimal mungkin melakukan pencarian hingga hari ke-7.

"Kita maksimalkan upaya pencarian hari ini dan besok sesuai harapan keluarga. Semoga Tuhan buka jalan," katanya saat ikut menyaksikan dimulainya upaya pencarian hari keenam.

Baca juga: Jaga Marwah Pangan Lokal, Akademisi Ini Sabet Gelar Doktor di UNY Lewat Mie Lethek

Proses Pencarian

Sebagaimana diketahui, 11 penyelam profesional diterjunkan untuk mencari pelatih Valencia dan dua anaknya. 

Para penyelam itu terbagi dari tiga SRU (SAR rescue unit). Mereka berasal komunitas Penyelam Sea Creatures, scuba republic, Scuba Go, alexa phinisi, azul komodo, Red Whale, papiton dive serta penyelam dari Rescuer Kantor SAR Maumere.

 "Para penyelam terbagi pada tiga titik penyelaman SRU 1 di Perairan Utara Pulau Serai, SRU 2 Perairan Timur Pulau Padar, dan SRU 3 di Perairan selatan Pulau Serai," ujar Fathur.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved