DPR Siap Bahas RUU Ketenagakerjaan, Komitmen Buka Ruang Dialog Publik
Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa lembaganya siap menindaklanjuti tuntutan buruh dengan membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA – Gelombang aspirasi buruh yang menggema di depan Gedung DPR/MPR RI, Senin (22/9/2025), mendapat respons langsung dari pimpinan parlemen.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan bahwa lembaganya siap menindaklanjuti tuntutan buruh dengan membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.
Langkah awal dimulai dengan rencana Komisi IX DPR yang akan menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama perwakilan buruh.
Puan menegaskan bahwa keterlibatan publik dalam proses legislasi merupakan komitmen DPR untuk menghadirkan regulasi yang lebih inklusif dan mencerminkan kepentingan berbagai kelompok masyarakat.
Baca juga: Pak Polisi yang Nginep di Rumah Janda di Kendal Kena Batunya, Dipatsus di Polda Jateng
“Masukan terkait dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan, kami DPR RI juga akan membuka diri untuk menerima masukan-masukan tersebut,” ujar Puan usai menerima perwakilan buruh.
Tak hanya perwakilan buruh, DPR melalui Komisi IX juga akan mengundang elemen masyarakat lain dalam proses RDPU mendatang.
Hal ini dilakukan untuk menjamin prinsip meaningful participation dalam penyusunan RUU yang dinilai strategis tersebut.
Puan juga mengaitkan proses ini dengan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah memerintahkan DPR dan pemerintah menyusun undang-undang ketenagakerjaan baru sebagai tindak lanjut atas pengujian konstitusionalitas UU Nomor 13 Tahun 2003 yang telah diuji sebanyak 37 kali di MK, 12 di antaranya dikabulkan. (*)
| Data Pribadi Masyarakat Rawan Bocor, DPR RI Desak Penguatan Implementasi UU PDP |
|
|---|
| Ketua Komisi XI DPR RI Sebut Influencer TikTok Bikin Seolah Dunia Mau Runtuh: Jangan Percaya |
|
|---|
| Ketua Komisi XI DPR RI Sebut Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat di Tengah Melemahnya Rupiah |
|
|---|
| Ketua Komisi XI DPR RI Ungkap Fungsi LPS dalam Menjaga Kepercayaan Publik |
|
|---|
| Tekan Stunting di Magelang, Ditarget Angka Turun dari 18 Persen Jadi 15 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/DPR-Siap-Bahas-RUU-Ketenagakerjaan-Komitmen-Buka-Ruang-Dialog-Publik.jpg)