Keroncong Plesiran Bakal Digelar pada 13-14 Juni 2026 di Candi Prambanan
Di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu, perhelatan hiburan di Yogyakarta masih tetap eksis demi memanjakan para wisatawan.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Festival Keroncong Plesiran merayakan hari jadinya yang ke-10 di Candi Prambanan pada 13-14 Juni.
- Acara ini mencakup pemberian penghargaan untuk maestro Waldjinah dan perilisan album kompilasi baru.
- Tiket terusan dua hari (2-day pass) seharga Rp220.000, sedangkan tiket OTS (On The Spot) Festival seharga Rp150.000.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu, perhelatan hiburan di Yogyakarta masih tetap eksis demi memanjakan para wisatawan.
Festival musik keroncong orkestra, Keroncong Plesiran bakal hadir menyapa warga Yogyakarta maupun para pelancong.
Mengusung tema "Wander with the Rhythm of Keroncong", festival ini siap merayakan puncak satu dekade perjalanannya lewat perhelatan akbar dua hari berturut-turut di Lapangan Nandi, Kawasan Candi Prambanan, pada Sabtu–Minggu, 13-14 Juni 2026.
Sejak pertama kali digagas pada tahun 2018, Keroncong Plesiran lahir dengan visi membawa keroncong kembali dekat dengan masyarakat melalui panggung yang segar, inklusif, dan kolaboratif.
Festival ini telah berkelana menapaki berbagai lokasi wisata alam ikonik di Yogyakarta, mulai dari Bukit Lintang Sewu, Tebing Breksi, Gunung Api Purba Nglanggeran, hingga Desa Wisata Tinalah.
Tahun ini menjadi sangat istimewa, karena untuk pertama kalinya, perayaan satu dekade Keroncong Plesiran digelar di Candi Prambanan, salah satu situs warisan dunia UNESCO sekaligus simbol kebudayaan Indonesia.
Selain itu penyelenggara juga akan memberikan penghargaan kepada maestro Musik Keroncong Waldjinah.
Perpaduan antara kemegahan candi dan alunan keroncong orkestra dipastikan akan menghadirkan pengalaman festival yang magis dan tak terlupakan.
Pada hari pertama Sabtu (13/6/2026), pengunjung akan disuguhkan penampilan Symphony Kerontjong Moeda featuring David Bayu, Is Pusakata, Letto, Aska Rocket Rockers, Okky Kumala Sari, Paksi Band, Kos Atos, dan Serenade.
Sementara pada hari kedua, Minggu (14/6/2026), akan menghadirkan Symphony Kerontjong Moeda featuring Armand Maulana, Kunto Aji, Ghea Indrawari, Jimi Multhazam, Egha De Latoya, YKHC, Gadis Gendhis, dan Sinten Remen.
Festival yang lebih komprehensif
Founder Keroncong Plesiran, Ari Kancil, mengatakan, penanda perayaan satu dekade, Keroncong Plesiran menghadirkan Program 1 Dekade: Dari Ruang Arsip hingga Ramah Keluarga untuk memberikan pengalaman festival yang lebih komprehensif bagi pengunjung lintas generasi.
Salah satu program yang dihadirkan adalah Lounge Plesiran & Panggung Lirih, sebuah mini studio eksklusif yang memungkinkan pengunjung bernostalgia dengan mendengarkan kembali rekaman Keroncong Plesiran Vol. 1-9.
Pada momentum perayaan ini, Keroncong Plesiran juga mengadakan Perilisan Eksklusif dengan meluncurkan buku sejarah perjalanan festival, album kompilasi kaset pita dan digital, serta perilisan Box Set Keroncong Plesiran.
| Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional, Trah Sri Sultan HB II Siap Tarung Bukti di Sidang MK |
|
|---|
| Update Laporan Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Kamis 11 Juni 2026 Siang |
|
|---|
| Pengguna KA Bandara YIA Meningkat Setiap Tahun: Total 1,13 Juta Penumpang pada Januari-Mei 2026 |
|
|---|
| Seorang Remaja di Jetis Yogyakarta Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri |
|
|---|
| UNU Jogja Melesat ke Ranking 303 Dunia, Borong 11 Penghargaan Inovasi WURI 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penyelenggara-Keroncong-Plesiran-menggelar-jumpa-pers-festival-musik-keroncong-di-Yogyakarta.jpg)