5 Contoh Puisi Hari Ayah : Menghargai Sosok yang Diam tapi Penyayang
Seorang ayah tidak hanya menjadi pencari nafkah, tetapi juga penjaga, ... Melalui puisi, kita dapat mengekspresikan rasa terima kasih ...
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
3. Cahaya di Balik Senja
Ayah engkau mentari senja,
Hangatmu tak pernah sirna,
Menyinari hati penuh asa,
Meski usia kian menua.
Engkau berjalan dengan setia,
Menghadapi dunia yang tak bersahaja,
Setiap langkah penuh makna,
Mengajarkan arti sederhana.
Kini kami berdiri di masa,
Melanjutkan cita yang kau bina,
Doakan kami wahai ayah tercinta,
Agar tak lupa jasamu selamanya.
4. Suara yang Tak Pernah Hilang
Suaramu lembut dalam diam,
Mengajarkan arti keteguhan,
Tak banyak kata tapi dalam,
Menuntun hati dari kesunyian.
Kau bagaikan pelita malam,
Memberi arah tanpa keluhan,
Cintamu jujur dan tak pernah suram,
Menjadi warisan ketulusan.
Ayah engkaulah kekuatan,
Di kala dunia penuh cobaan,
Namamu hidup dalam kenangan,
Menjadi doa di setiap ingatan.
5. Bayang di Balik Pintu Rumah
Setiap pulang kulihat wajahmu,
Lelah tersimpan di matamu,
Namun senyum tak pernah layu,
Demi anak-anakmu yang selalu rindu.
Kau pelindung dalam waktu,
Menjaga dengan hati yang pilu,
Tanpa pamrih dan tanpa ragu,
Hanya cinta yang selalu mengalun syahdu.
Ayah jasamu tak terhitung satu,
Doamu menuntun langkahku,
Engkaulah cahaya hidupku,
Hingga akhir waktu yang berlalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Gambar-Hari-Ayah.jpg)