5 Contoh Puisi untuk Hari Ibu 22 Desember 2025
Setiap tanggal 22 Desember, masyarakat Indonesia memperingati Hari Ibu sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan dan kasih sayang seorang ibu.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Lima puisi bertema Hari Ibu ini menggambarkan kasih sayang yang abadi seorang Ibu.
- Setiap puisi menghadirkan nuansa perasaan yang berbeda mulai dari rindu hingga tentang makna kasih sayang.
- Melalui rangkaian kata yang sederhana namun penuh makna, karya ini mengingatkan pembaca bahwa kasih seorang ibu bukan sekadar momen perayaan, melainkan napas yang menyertai setiap langkah kehidupan.
TRIBUNJOGJA.COM - Setiap tanggal 22 Desember, masyarakat Indonesia memperingati Hari Ibu sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan dan kasih sayang seorang ibu.
Momen ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga kesempatan bagi anak-anak untuk mengungkapkan rasa cinta dan terima kasih mereka kepada sosok yang telah membesarkan dan mendidik tanpa pamrih.
Salah satu cara paling indah untuk mengekspresikan perasaan itu adalah melalui puisi, bentuk karya sastra yang memadukan perasaan, bahasa, dan makna dengan cara yang halus dan mendalam.
Masing-masing puisi memiliki pesan berbeda tentang cinta, pengorbanan, dan keabadian kasih seorang ibu.
Berikut ini 5 Contoh Puisi Ibu Terbaru:
1. Rumah Tanpa Akhir
Ada sunyi yang tak lagi menakutkan,
Sejak kutahu namamu berarti pulang.
Di setiap langkah yang kutinggalkan,
ada doa yang berjalan lebih dulu dari bayangku.
Engkau tak banyak bicara tentang cinta,
tapi cara kau menatap sudah cukup menjawab segalanya.
Aku belajar kasih tak perlu janji,
cukup keikhlasan yang tak mengenal akhir.
Malam-malam panjangmu jadi jembatan,
antara lelahku dan tenang yang kau titipkan.
Aku tumbuh bukan karena waktu,
tapi karena sabar yang kau semai dalam diam.
Ibu, di dadamu aku menemukan dunia,
tanpa perlu peta, tanpa perlu arah.
Sebab setiap detakmu adalah panggilan pulang
yang tak pernah kehabisan makna.
Baca juga: Belajar Ikhlas: Kumpulan Puisi Tentang Cinta dan Kehilangan
2. Pintu yang Terbuka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Puisi-Ibu.jpg)