7 Makanan Pengganti Nasi, Lebih Rendah Gula dan Mengenyangkan
Berbeda dengan nasi, quinoa mengandung protein lengkap dan serat yang sangat tinggi.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Bagi orang Indonesia, "kalau belum makan nasi, artinya belum makan."
Namun, tingginya indeks glikemik pada nasi putih seringkali memicu lonjakan gula darah dan rasa kantuk setelah makan.
Belum lagi, nasi putih cenderung cepat diserap tubuh sehingga kita lebih cepat merasa lapar kembali.
Jika Anda ingin menjaga berat badan atau mengontrol gula darah, berikut adalah 7 alternatif pengganti nasi yang jauh lebih sehat namun tetap bikin kenyang maksimal:
1. Quinoa
Quinoa sering disebut sebagai salah satu makanan paling sehat di dunia.
Meskipun tampilannya menyerupai biji-bijian, secara biologis Quinoa sebenarnya lebih dekat kekerabatannya dengan bayam dan bit daripada dengan padi atau gandum.
Keunggulan utamanya dibanding nasi terletak pada kandungan protein lengkap dan seratnya yang sangat tinggi.
Quinoa Memiliki indeks glikemik rendah sehingga energi dilepaskan secara perlahan ke dalam tubuh. Seratnya yang tinggi membuat perut terasa penuh lebih lama.
2. Beras Shirataki
Populer di kalangan pelaku diet keto dan DEBM, shirataki terbuat dari serat tanaman porang atau konnyaku. Beras Shirataki hampir nol kalori dan sangat rendah karbohidrat.
Teksturnya yang kenyal mengandung glucomannan (serat larut air) yang mampu menyerap banyak air di lambung, memberikan rasa kenyang yang "tahan banting".
3. Ubi Jalar
Ubi jalar adalah sumber karbohidrat kompleks yang kaya akan Vitamin A dan antioksidan. Ubi jalar mengandung serat larut yang memperlambat proses pencernaan.
Meskipun rasanya manis, ubi jalar tidak menyebabkan lonjakan gula darah sedrastis nasi putih jika dikukus atau direbus. Ubi jalar mengandung serat larut yang memperlambat proses pencernaan.
4. Kembang Kol
Pernah dengar cauliflower rice? Ini adalah kembang kol yang diparut halus hingga menyerupai butiran nasi.
Kembang Kol sangat rendah kalori (sekitar 25 kkal per mangkuk, bandingkan dengan nasi yang mencapai 200 kkal).
| Keracunan usai Santap Hidangan Pamitan Haji di Sleman, 69 Warga Bergejala, 7 Orang Dirawat Inap |
|
|---|
| Kesaksian Korban Keracunan MBG di Jetis Bantul: Perut Terasa Mules |
|
|---|
| Selama Ini Dikira Lokal! 5 Brand Rumah Tangga Ini Ternyata Hasil Produk Impor |
|
|---|
| Jogja Food & Beverage Expo 2026, Kolaborasi Cita Rasa Tradisional dan Kecanggihan Teknologi |
|
|---|
| Pesan Pelatih ke Pemain PSIM Yogyakarta: Setelah Libur Lebaran Harus dalam Kondisi Bugar dan Ideal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Beras-Shirataki.jpg)