6 Doa Perlindungan dari Musibah Alam yang Bisa Diamalkan Sehari-hari

Indonesia rawan bencana alam. Ikhtiar dan doa menjadi upaya memohon perlindungan serta keselamatan dari berbagai musibah yang terjadi.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Bing AI
Berdoa 
Ringkasan Berita:
  • Indonesia rawan bencana alam, sehingga diperlukan upaya mitigasi nyata sekaligus ikhtiar spiritual sebagai bentuk tanggung jawab manusia terhadap alam dan Tuhan.
  • Doa menjadi pelengkap usaha, sebagai sarana memohon perlindungan dari berbagai musibah seperti banjir, angin kencang, kebakaran, dan gempa bumi.
  • Beragam doa diajarkan Rasulullah, yang dapat diamalkan dalam situasi tertentu agar manusia senantiasa berada dalam lindungan dan keselamatan.

 

TRIBUNJOGJA.COM- Dalam beberapa waktu terakhir, Indonesia kerap dilanda berbagai bencana alam, mulai dari banjir bandang, gempa bumi, angin kencang, hingga erupsi gunung berapi. 

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa manusia, sebagai pihak yang memanfaatkan sumber daya alam, memiliki tanggung jawab untuk melakukan upaya pencegahan dan mitigasi bencana melalui tindakan nyata, seperti menjaga lingkungan dan mematuhi tata kelola alam yang berkelanjutan.

Namun, ikhtiar tersebut tidak berdiri sendiri. 

Bagi manusia yang meyakini keberadaan Tuhan, usaha juga perlu diiringi dengan tawakal dan doa sebagai bentuk permohonan perlindungan dari segala mara bahaya. 

Berangkat dari hal tersebut, tim Tribun Jogja telah menghimpun sejumlah doa yang dapat diamalkan untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari risiko bencana alam.

Baca juga: Doa Ketika Terjadi Gempa Bumi, Mohon Perlindungan dan Keselamatan

1. Doa Meminta Perlindungan dari Bahaya Musibah

Dari Abul Al Yasar bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdo’a: 

عَنْ أَبِي الْيَسَرِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَدْعُو

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَدْمِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ التَّرَدِّي وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْغَرَقِ وَالْحَرَقِ وَالْهَرَمِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا.رواه ابوداود

“ALLAAHUMMA INNII A’UUDZU BIKA MINAL HADMI WA A’UUDZU BIKA MINAT TARADDII, WA A’UUDZU BIKA MINAL GHARAQI, WAL HARAQI, WAL HARAMI, WA A’UUDZU BIKA AN YATAKHABBATHANIISY SYAITHAANU ‘INDAL MAUTI WA A’UUDZU BIKA AN AMUUTA FII SABIILIKA MUDBIRAN, WA A’UUDZU BIKA AN AMUUTA LADIIGHAN” 

Artinya:

“Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari kejatuhan (gempa bumi, longsor), dan aku berlindung pada-Mu dari tergelincir (kecelakaan), dan aku berlindung pada-Mu dari tenggelam (banjir, tsunami, tenggelam), terbakar (kebakaran rumah, kesetrum, awan panas gunung berapi) dan pikun. Dan aku berlindung pada-Mu dari setan yang menjerumuskan aku ketika sakaratul maut, dan aku berlindung pada-Mu dari mati dalam keadaan mundur dari agama-Mu. Dan aku berlindung pada-Mu dari kematian karena disengat (digigit binatang berbisa).”(HR. Abu Dawud)

2. Doa Ketika Ada Angin Kencang

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKA KHOIROHAA WA KHOIRO MAA FIIHAA WA KHOIRO MAA URSILAT BIHI WA A-’UUDZUBIKA MIN SYARRIHAA WA SYARRI MAA FIIHAA WA SYARRI MAA URSILAT BIHI

Artinya: 

"Ya Allah, aku memohon kepadamu kebaikan angin ini, kebaikan yang dibawa angin ini, dan kebaikan angin ini diutus. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukan angin ini, keburukan yang dibawa angin ini, dan keburukan angin ini diutus." (HR. Bukhari & Muslim)

3. Doa Tolak Bala (Perlindungan Diri dan Rumah) 

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أعُوذُ بِكَ مِنَ الهَدْمِ وأعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وأعُوذُ بِكَ مِنَ الغَرَقِ وَالحَرَقِ

ALLAHUMMA INNI AU’DZUBIKA MINAL HADMI, WAAU’DZUBIKA MINAT TARADDI’, WAAU’DZUBIKA MINAL GHARQI WAL HARI’QI.

Artinya:

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan. Aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari tempat yang tinggi. Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam dan kebakaran."

4. Doa Ketika terjadi Banjir karena Terjadi Hujan Terus Menerus

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا,اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ

ALLAHUMMA ALAZHUHUURIL JIBAALI WAL AAKAMI WA BUTHUUNIL AUDIYATI WA MANAABITIS SYAJARI

Artinya:

"Ya Allah turunkanlah di puncak-puncak gunung, perbukitan, jurang-jurang yang dalam dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan." (HR. Bukhori, dalam Fathul Bari nomor 1019).

5. Doa Meminta agar Air Hujan Bermanfaat

اَللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا 

ALLAHUMMA SHAYYIBAN HANIYY’A WA SAYYIBAN NAAFI’ AN

Artinya: 

“Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat.”

6. Doa Berlidung Saat Terjadi Gempa

يا أرض ربي وربك الله، أعوذ بالله من شرك، ومن شر ما فيك، وشر ما خلق فيك، وشر ما يدب عليك

YAA ARDHU ROBBI WA RABBUKALLAH, A’UDZUBILLAHI MIN SARRIKA WAMIN SARRI MA FIIKA, WAMIN SARRI MAA HULIQA FIKA WAMIN SARRI MAA YADIBBU ‘ALAIKA.

Artinya: 

“Wahai bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah daripada keburukanmu, daripada keburukan yang terkandung di dalammu, daripada keburukan yang diciptakan yang terkandung di dalammu, dan daripada keburukan yang melata atas dasarmu”. (HR Abu Dawud, dinilai Hasan oleh ibn Hajar).

(MG Erlysta Nafa Azhary)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved