7 Kesalahan Kecil Self-Improvement Gen Z yang Diam-Diam Menghambat

Berikut 7 kesalahan self-improvement yang terlihat kecil, tapi diam-diam justru menghambat perkembangan diri Gen Z!

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
pinterest.com
Ilustrasi seorang perempuan melakukan hal produktif yakni membaca buku sebelum tidur, tetapi dengan secangkir teh untuk menenangkan pikiran. 

Ringkasan Berita:
  • Tren self-improvement Gen Z sering kali keliru arah, karena terlalu mengejar kesempurnaan dan produktivitas sampai mengorbankan kesehatan mental.
  • Banyak kebiasaan yang terlihat positif justru menghambat, seperti membandingkan diri, kebanyakan konsumsi motivasi tanpa aksi, serta menunggu mood, dan hasil instan.
  • Perkembangan diri yang sehat butuh proses realistis, lewat langkah kecil, konsistensi, waktu istirahat, dan sikap lebih lembut pada diri sendiri.

 

TRIBUNJOGJA.COM - Self-improvement kini jadi tren besar di kalangan Gen Z, tetapi tidak semua proses membawa dampak positif.

Banyak Gen Z justru terjebak dalam kebiasaan berkembang yang terlihat produktif, padahal melelahkan mental.

Mulai dari perfeksionisme hingga terlalu keras pada diri sendiri, kesalahan ini sering dianggap wajar. 

Berikut 7 kesalahan self-improvement yang terlihat kecil, tapi diam-diam justru menghambat perkembangan diri Gen Z:

 

1. Terlalu Obsesi Menjadi Sempurna 

Gen Z kerap kali terjebak dalam stigma perfeksionis yang terlalu sempurna hingga terkesan tidak realistis.

Padahal dalam proses berkembang wajar jika masih ada beberapa kesalahan yang jauh dari kata sempurna.

Justru acuan kesempurnaan ini dapat menjadi boomerang bagi pemiliknya.

Hal tersebut dikarenakan seseorang akan cenderung menunda atau mengalihkan tantangan yang mungkin membawa kesalahan.

Padahal, rintangan yang ada sebaiknya tetap dilalui seperti anak tangga yang tengah berposes satu demi satu.

Self-improvement bukan hanya soal jadi sempurna, tapi menjadi lebih berkembang dengan tetap sehat secara mental. 

 

2. Membandingkan Diri dengan Orang Lain 

Kesalahan lainnya yaitu Gen Z cenderung membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Kerap kali Gen Z melihat pencapaian orang lain di media sosial, justru merasa dirinya tidak cukup baik.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved