Daftar Novel Populer Tere Liye, Cocok Dibaca Saat Liburan

Berikut beberapa rekomendasi karya Tere Liye yang bisa menjadi teman liburan kamu agar waktu istirahat terasa lebih bermakna.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
pinterest.com
5 Rekomendasi Novel Karya Tere Liye 

Namun, juga menggambarkan bagaimana peradaban manusia beradaptasi setelah kehancuran besar.

Kelangkaan sumber daya, ancaman penyakit, perubahan iklim, konflik sosial, hingga isu kemarau panjang menjadi tantangan besar yang harus dihadapi.

Di tengah situasi sulit itu, Lail dan Esok saling menguatkan serta memberi arti dalam hidup masing-masing.

Tak hanya menyajikan kisah yang menghibur, Hujan juga mengangkat isu sosial dan lingkungan yang relevan dengan kondisi krisis iklim global saat ini.

Melalui perjalanan hidup Lail, Tere Liye menyoroti tema trauma, ingatan, dan kehilangan.

Proses melupakan, menerima rasa sakit, dan bertahan hidup menjadi inti emosional dari novel ini.

2. Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu
Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu Karya Tere Liye

Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu merupakan salah satu karya fenomenal Tere Liye yang sejak pertama kali terbit pada tahun 2009 hingga kini terus dicetak ulang.

Daya tarik novel ini tidak pernah pudar karena mengangkat pertanyaan-pertanyaan filosofis yang mendalam mengenai keadilan Tuhan dan makna keberadaan manusia.

Tokoh utama dalam novel ini adalah Ray, seorang pengusaha sukses dengan harta melimpah yang justru tengah terbaring sekarat di penghujung hidupnya.

Di saat-saat terakhirnya, Ray dikunjungi oleh 'sosok misterius berwajah ramah' yang kemudian mengajaknya menyusuri lorong waktu.

Hal itu ditujukan untuk mencari jawaban atas lima pertanyaan besar dalam hidupnya.

Perjalanan spiritual tersebut membawa pembaca menelusuri masa lalu Ray yang kelam—mulai dari kehidupan di panti asuhan yang palsu, kerasnya hidup di jalanan, hingga dunia perjudian penuh luka.

Dari setiap fragmen kehidupan itu, Ray perlahan menyadari bahwa setiap peristiwa menyakitkan yang dialaminya, memiliki hubungan sebab-akibat yang bermakna.

Keistimewaan novel ini terletak pada cara Tere Liye menyampaikan nilai-nilai spiritual dan moral secara halus tanpa kesan menggurui.

Meski tidak secara tersurat dilabeli sebagai fiksi religi, pesan tentang keikhlasan terasa sangat kuat.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved