Mengenal 8 Tingkatan Neraka, Penghuni, dan Dalil Lengkapnya
Dalam ajaran Islam, neraka digambarkan memiliki tingkatan dan pintu-pintu yang berbeda sesuai dengan kadar dosa para penghuninya.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Orang-orang yang menyembah dan menyekutukan selain Allah, menentang ayat-ayatnya, serta melemahkan kemampuannya untuk beriman.
Seperti orang yang berbuat zina, minum minuman keras, dan melakukan pembunan tanpa alasan yang sah.
Dalilnya dalam Al-Qur’an disebutkan dalam QS Al-Maidah ayat 86 yang bunyinya sebagai berikut.
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَآ اُولٰۤىِٕكَ اَصْحٰبُ الْجَحِيْم
Artinya: "Adapun orang-orang yang kufur dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni (neraka) Jahim." (QS Al-Maidah: 86)
3. Neraka Hawiyah
Hawiyah berarti api yang sangat panas.
Neraka ini diperuntukkan bagi orang-orang yang ringan timbangan amalnya.
Terkadang mengerjakan perintah Allah, namun juga sering mengerjakan larangannya.
Hal ini tercantum firman Allah SWT sebagai berikut
وَاَمَّا مَنۡ خَفَّتۡ مَوَازِيۡنُهٗ ۙ ٨ فَاُمُّهٗ هَاوِيَةٌؕ ٩ وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا هِيَهۡ ؕ ١٠ نَارٌ حَامِيَةٌ
Artinya: "Dan adapun orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? Yaitu api yang sangat panas." (QS Al-Qariah: 8-11)
4. Neraka Wail
Diperuntukkan bagi pedagang yang curang, seperti mengurangi berat timbangan ataupun mencalokan barang-barang dagangannya untuk mendapatkan keuntungan yang banyak.
Allah SWT berfirman:
وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِيْنَ (١) الَّذِيْنَ إِذَا اكْتَالُوا۟ عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُوْنَ (٢) وَإِذَا كَالُوْهُمْ أَو وَّزَنُوْهُمْ يُخْسِرُوْنَ (٣)
Artinya: "Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!" (QS Al-Mutaffifin: 1-3).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-neraka.jpg)