Berita Kriminal
Ini Pengakuan Pelaku Pencurian Sepeda Motor di SSA Bantul
AB mengaku menemukan kesempatan untuk mencuri sepeda motor, dikarenakan kunci sepeda motor masih tertancap di kontak kendaraan tersebut.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pelaku kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di Stadion Sultan Agung (SSA), Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kamis (2/1/2025) sekira pukul 16.30 WIB, mengaku melakukan tindakan itu dikarenakan rasa ingin memiliki.
Pelaku berinisial AB (39), warga Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, yang tinggal di Jetis, Kabupaten Bantul mengaku awalnya hanya ingin jalan-jalan sore di SSA.
"Iya (memang mau jalan-jalan sore di SSA). (Berangkat dari kos ke SSA) enggak pakai sepeda motor, cuma jalan kaki," katanya kepada awak media saat jumpa pers di Lobby Polres Bantul, Senin (13/1/2025).
Kemudian, saat jalan-jalan, AB mengaku menemukan kesempatan untuk mencuri sepeda motor, dikarenakan kunci sepeda motor masih tertancap di kontak kendaraan tersebut.
Akhirnya, muncul rasa ingin memiliki dan berakhir melancarkan aksi pencurian sepeda motor tersebut.
"Iya (ada kesempatan, tapi belum ada niat untuk mencuri)," ujar dia.
Atas kesempatan yang ada, laki-laki yang bekerja di Barongan (Kapanewon Jetis), akhirnya mencuri satu unit kendaraan Honda Beat nomor polisi AB 2755 IO senilai Rp20 juta.
Baca juga: Seorang Warga Jogja Nekat Curi Uang Kotak Infak di Bantul, Ngaku Menyesal dan Takut Kena Azab
Diberitakan sebelumnya, Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengungkapkan, kejadian itu berlangsung di Stadion Sultan Agung sebelah barat dekat makam, Ponggok II, Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kamis (2/1/2025) sekira pukul 16.30 WIB.
"Awalnya, pada hari tersebut seorang anak laki-laki inisial SSA (10), warga Kapanewon Jetis, memberi tahu ibunya yakni MR (41), bahwa sepeda motornya diambil oleh orang tak dikenal di area parkir Stadion Sultan Agung," katanya kepada awak media, Jumat (3/1/2025).
Selanjutnya, kejadian itu juga diketahui oleh EP (47), warga Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul.
Akhirnya, EP melakukan pencarian dan mendapati bahwa sepeda motor tersebut dikendarai oleh pelaku di dekat pom bensin Jalan Imogiri Timur, Wonokromo, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul.
"Kemudian, pelaku ditendang oleh EP, sehingga jatuh dan pelaku berupaya melarikan diri ke arah timur. Namun, pelaku berhasil ditangkap warga setempat dan diserahkan ke Polsek Pleret," ungkap Jeffry.
Usut punya usut, pelaku dapat melancarkan aksinya dikarenakan kunci sepeda motor itu tidak dicabut/dilepas dari kunci kontak kendaraannya.
"Kami, tidak henti - hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat supaya waspada dan berhati hati dalam menaruh kendaraan miliknya, serta mencabut/melepas kunci pada saat memarkir," pesannya.(*)
| Pencuri Diringkus di Galur Kulon Progo Usai Jambret Ponsel Milik Warga |
|
|---|
| Dua Jambret Beraksi di Margomulyo Seyegan, Modus Pepet Motor dan Rebut Tas Korban |
|
|---|
| Buru Pelaku Klitih di Godean, Polisi Sisir Rekaman CCTV di Dekat Lokasi Kejadian |
|
|---|
| Viral Dugaan Aksi Klithih di Banguntapan Bantul, Ini Penjelasan Polisi |
|
|---|
| Aksi Kekerasan Jalanan di Seyegan Sleman, Seorang Pelajar SMK Tewas Terkena Lemparan Batu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pelaku-curanmor-di-Bantul-1312025.jpg)