DKP Kulon Progo Kembangkan Perikanan Tangkap dan Budidaya Berbasis Ekonomi Biru
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo tengah mengembangkan konsep Perikanan Tangkap dan Budidaya Berbasis Ekonomi Biru
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo tengah mengembangkan konsep Perikanan Tangkap dan Budidaya Berbasis Ekonomi Biru. Sosialisasi konsep inipun mulai digencarkan ke para nelayan.
Petugas Pemantau Produk Perikanan, DKP Kulon Progo, Isna Bahtiar menyampaikan konsep tersebut menekankan pada prinsip ekologis dalam kegiatan perikanan tangkap dan budidaya hasil laut.
"Setidaknya ada 5 pondasi utama dari konsep ekonomi biru ini," ujar Isna pada Minggu (04/08/2024).
Pondasinya meliputi perluasan kawasan konservasi, penangkapan ikan yang terukur dan berbasis kuota serta zona penangkapan.
Selanjutnya pengembangan perikanan budidaya secara berkelanjutan serta pengawasan dan pengendalian kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil.
Pondasi terakhir adalah pembersihan sampah plastik lewat gerakan partisipasi nelayan. Isna mengatakan upaya dilakukan secara menyeluruh lewat pemberdayaan masyarakat, khususnya para nelayan.
"Kami lakukan pemberdayaan secara kelembagaan, perizinan, hingga produknya yang semua bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan," jelasnya.
Baca juga: VIRAL Maba UGM Bikin Formasi Keren di Penutupan Pionir 2024, Netizen: Kita Usahakan Tahun 2025!
Isna mengatakan program ini sejalan dengan program yang diusung DKP Kulon Progo sebelumnya, yaitu Gerbang Segoro. Pelaksanaannya mendapat pemantauan dari Pemda DIY.
DKP Kulon Progo turut memberikan fasilitasi agar pelaku perikanan bisa memanfaatkan peluang yang ada. Termasuk pemanfaatan peralatan berteknologi tinggi dan tepat guna.
"Peralatan tersebut akan banyak membantu pengembangan perikanan tangkap dan budidaya di Kulon Progo," kata Isna.
Kepala DKP Kulon Progo, Trenggono Trimulyo mengatakan sosialisasi dari konsep tersebut tengah digencarkan ke para nelayan lewat upaya pembinaan. Salah satunya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Trisik.
Menurutnya, konsep ini juga sejalan dengan potensi laut selatan Kulon Progo yang sangat tinggi. Program ini pun diharapkan bisa membawa kesejahteraan bagi para nelayan.
"Kami mendorong para nelayan untuk meningkatkan hasil produksi perikanan tangkap lewat konsep ekonomi biru," ujar Trenggono.(alx)
| Nelayan Asal Pekalongan Meninggal Mendadak di Atas Kapal Saat Melaut di Perairan Pantai Sadeng |
|
|---|
| Hari Ketiga Pencarian Nelayan yang Diduga Hilang di Muara Opak Bantul, Korban Belum Terdeteksi |
|
|---|
| Dihantam Gelombang di Pantai Depok, 2 Perahu Terbalik, 4 Nelayan Terombang-ambing |
|
|---|
| Disnaker Kulon Progo: Perusahaan Komitmen Bayar THR Tepat Waktu, Belum Ada Aduan Pekerja |
|
|---|
| Menteri Trenggono dan Titiek Soeharto Cek KNMP Poncosari, Ada Rencana Tambah Fasilitas SPBN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Perahu-yang-terbalik-dihantam-ombak-dibawa-ke.jpg)