Hari Ketiga Pencarian Nelayan yang Diduga Hilang di Muara Opak Bantul, Korban Belum Terdeteksi
Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban Yunanta (30), nelayan sekaligus warga Muneng, Kalurahan Tirtohargo, Bantul
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Hari ketiga pencarian korban diduga hilang dan tenggelam di Muara Opak, Pantai Baros, Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, belum membuahkan hasil.
Humas Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, mengatakan hingga Senin (30/3/2026) pukul 18.00 WIB, tim Search and Rescue (SAR) Gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban Yunanta (30), nelayan sekaligus warga Muneng, Kalurahan Tirtohargo.
"Pada Senin (30/3/2026), Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran dan pencarian dengan hasil masih nihil," kata Pipit, melalui keterangan resminya.
Empat Regu
Adapun proses pencarian dilakukan dengan membagi empat regu SRU untuk melakukan penyisiran di lokasi dan sekitar lokasi kejadian.
Untuk Search and Rescue Unit (SRU) satu melakukan penyisiran menggunakan LCR dari Last Known Position (LKP) menuju ke arah utara sejauh 750 meter.
SRU dua melakukan penyisiran darat dari LKP menuju ke arah timur sejauh 500 meter dan pemantauan di beberapa titik tepi pantai.
"Kemudian, SRU tiga melakukan penyisiran darat dari LKP menuju ke arah timur sejauh 500 meter dan pemantauan di beberapa titik tepi pantai," ucap Pipit.
Selanjutnya, SRU empat melakukan penyisiran udara menggunakan Drone Thermal dari LKP dengan radius 500 meter.
Baca juga: Kronologi Warga Kretek Hilang Diduga Tenggelam di Muara Opak Pantai Baros, Kesaksian Rekan Korban
Hilang Sejak Sabtu
Diberitakan sebelumnya, Yunanta (30), warga Muneng dilaporkan hilang di Muara Opak sejak Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban sebelumnya berpamitan untuk menjaring ikan pada pukul 02.00 WIB.
Namun, hingga pukul 12.00 WIB tak kunjung ada kabar, sehingga keluarga korban mencari keberadaan korban.
Di samping itu, terdapat informasi bahwa terdapat satu getek atau perahu kecil yang sudah terbalik.
Perahu itu sempat diamankan ke tepian pantai oleh nelayan saat mencari sampah.
Dari situ, keluarga korban bersama warga setempat sempat mencoba melakukan pencarian secara mandiri.
Namun, dikarenakan tak kunjung ketemu, warga akhirnya melaporkan ke Polsek Kretek dan jajaran terkait.
"Jadi, sore itu, kami cari mandiri bersama masyarakat dan sebagainya. Kemudian sore itu kami laporan ke Polsek Kretek, Satlinmas, dan sebagainya. Baru dilakukan pembukaan posko Opsar di sini," ucap Setiyo, rekan korban sekaligus pemilik warung dan camping ground di dekat lokasi kejadian.(*)
| Optimalkan Pengolahan Sampah, TPST Modalan Bakal Tambah 7 Alat Baru dan Modifikasi Mesin |
|
|---|
| Modus Tanya Alamat, Orang Tak Dikenal Tipu dan Gasak Uang Rp4,5 Juta Milik Nenek di Bantul |
|
|---|
| Gelombang Pasang Terjang Pantai Depok Bantul, Sejumlah Bangunan Semi Permanen Rusak |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng Premium Naik, DKUKMPP Bantul: Imbas Harga Plastik Nasional |
|
|---|
| Antisipasi Kebakaran saat Musim Kemarau, BPBD Bantul Imbau Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20260330-Pencarian-korban-tenggelam-di-Muara-Opak.jpg)