Perkuat Literasi Anak, Pemkab Wonosobo Gelar Workshop Mendongeng Guru PAUD

Pengenalan literasi dan pengembangan karakter sejak usia dini memiliki peran penting menunjang masa pertumbuhan anak-anak.

Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Bunda Paud Kabupaten Wonosobo, Dyah Afif Nurhidayat saat memberikan sambutan dalam acara Workshop Mendongeng bagi Guru PAUD se Kabupaten Wonosobo di Gedung Korpri, Selasa (7/5/2024). 

TRIBUNJOGJA.COM, WONOSOBO - Pengenalan literasi dan pengembangan karakter sejak usia dini memiliki peran penting menunjang masa pertumbuhan anak-anak.

Untuk itulah, Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mendorong agar orang tua dan guru PAUD agar kembali membiasakan kegiatan mendongeng bagi anak dan peserta didiknya.

Upaya itu direalisasikan dengan menggelar Workshop Mendongeng bagi Guru PAUD se Kabupaten Wonosobo di Gedung Korpri, Selasa (7/5/2024) kemarin.

Dalam workshop itu, Kepala Disdikpora Wonosobo Musofa mengatakan mendongeng telah lama menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan keterampilan berbahasa dan literasi pada anak usia dini.

Melalui cerita-cerita yang menarik, anak-anak tidak hanya dibawa dalam petualangan imajinatif, tetapi juga dibekali dengan kosakata baru, pemahaman tentang struktur narasi, dan nilai-nilai moral yang penting.

“Penguatan literasi melalui mendongeng merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan SDM berkualitas. Anak-anak yang terbiasa mendengar cerita sejak usia dini memiliki kemampuan berbahasa yang lebih baik, daya imajinasi yang lebih kuat, dan memiliki landasan moral yang kokoh untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan," ujarnya.

Workshop yang bertema "Penguatan Literasi Melalui Mendongeng, memaksimalkan Perkembangan Emas dalam Menyiapkan SDM Berkualitas", diikuti 667 guru PAUD dari berbagai sekolah di Kabupaten Wonosobo.

Mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru dalam mendongeng, sehingga harapannya dapat menjadi fasilitator yang lebih efektif dalam memperkuat literasi anak-anak di kelas.

“Pendidikan tidak bisa dibangun secara parsial, tapi harus kerjasama. Semoga workshop ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi baru dalam melanjutkan perjuangan kita dalam mempersiapkan SDM berkualitas bagi masa depan Kabupaten Wonosobo yang lebih gemilang,” imbuh Musofa.

Baca juga: Bupati Afif Nurhidayat Pimpin Rembuk Stunting, Cari Solusi Turunkan Stunting di Kabupaten Wonosobo

Menurutnya, ini adalah langkah positif menuju masyarakat yang lebih cerdas, kreatif, dan berbudaya literasi.

Selain itu, dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat, penguatan literasi melalui mendongeng juga akan menjadi landasan kuat bagi pembentukan SDM berkualitas yang siap bersaing di era globalisasi.

Dengan terselenggaranya Workshop Mendongeng ini, diharapkan akan terjadi peningkatan dalam kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Wonosobo, serta terciptanya SDM berkualitas yang siap bersaing di era globalisasi.

Sementara itu, Bunda PAUD Wonosobo, Dyah Afif Nurhidayat menyampaikan, usia dini adalah merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan.

Sehingga pendidik PAUD memiliki peran dan tanggung jawab yang penting dan besar dalam membentuk dasar-dasar pendidikan anak sejak usia dini.

“Karena itu pendidik PAUD harus memiliki kompetensi profesional dengan harus menguasai ilmu perkembangan psikologi anak, sesuai tingkat fase perkembangan anak. Para ahli pendidikan setuju bahwa perkembangan emas pada masa anak usia dini adalah kunci keberhasilan dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas,”  jelas Dyah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved