Berita Bantul Hari Ini
YDBA Dukung dan Bina UMKM untuk Naik Kelas
YDBA terus berupaya memberikan dukungan dan pembinaan terhadap UMKM di sejumlah wilayah termasuk Kabupaten Bantul .
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) terus berupaya memberikan dukungan dan pembinaan terhadap UMKM di sejumlah wilayah termasuk Kabupaten Bantul .
Harapannya, UMKM tersebut naik kelas dan bisa mendongkrak perekonomian negara.
Direktur Astra sekaligus Ketua Pembina YDBA, Gita Tiffany Boer, berujar, sejak 44 tahun yang lalu YDBA sudah dibangun untuk mendukung pembinaan UMKM di Tanah Air.
"Astra melalui YDBA terus meningkatkan kontribusi sosial sejalan dengan filosofi Catur Dharma Astra. Khususnya, pada butir pertama yaitu menjadi perusahaan yang bermanfaat bagi bangsa dan negara," katanya di Kabupaten Bantul pada Kamis (2/5/2024).
Menurutnya, membina dan mengembangkan UMKM tidaklah mudah.
Setidaknya dibutuhkan kolaborasi oleh sejumlah stakeholder untuk berkontribusi mengembangkan UMKM, hingga saat ini bisa membuat sejumlah UMKM naik kelas, mandiri dan dapat bersaing pasar nasional maupun global.
Baca juga: Kolaborasi Astra Motor, Ditlantas dan BNNP DIY Lewat "Kartini Muda Bangga jadi Generasi Cari Aman"
Sementara itu, melalui virtual, Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Reni Yanita, menyebut, industri kecil dan menengah atau IKM menjadi kekuatan penting untuk pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia.
"Menurut data BPS pada 2021, tercatat lebih dari 4,2 juta unit usaha atau 99,74 persen dari populasi industri manufaktur merupakan industri kecil dan menengah. Angka tersebut terus didorong dengan melakukan pembangunan dan pemberdayaan IKM, di antaranya melalui kolaborasi," urai dia.
Sedangkan, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki, menyampaikan, dengan memperkuat ekosistem kedewasaan serta pengembangan UMKM, berbasis inovasi teknologi pihaknya meyakini UMKM di Indonesia mampu berdaya saing dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
"Saya berharap, pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh YDBA itu bisa menginspirasi usaha lain serta mengupayakan agar UMKM dan koperasi kita naik kelas," pinta Teten.
Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, menyebut, lebih dari 65 juta pelaku UMKM tercatat telah memberikan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia yang mencapai lebih dari 61 persen.
"Tentu sangat penting, untuk terus meningkatkan kualitas daya saing dan juga kinerja UMKM, agar mereka mampu terus meningkatkan produktivitas, kontribusinya yang terutama dalam meraih berbagai peluang di dalam suasana perekonomian yang terus berubah," paparnya.
Satu di antara UMKM di Kabupaten Bantul yang berada di bawah binaan YDBA yakni pemilik Dewiti Herbs, Herdiyana Dewi Utari, mengaku telah mendapatkan dampak positif terhadap pertumbuhan pemasaran produk.
"Setelah bergabung dengan YDBA, saya juga merasakan ada efisiensi peningkatan produktivitas. Pegawai saya jadi tahu, bagaimana produksi yang baik," tuturnya.( Tribunjogja.com )
| Dinkop UKM DIY dan Iwapi Bantul Gelar Pameran Produk Disabilitas di Stadion Sultan Agung |
|
|---|
| Sejumlah Titik di Bantul Longsor Terdampak Hujan Deras |
|
|---|
| 13 Orang Meninggal Karena Laka Air hingga Pekan Kedua Desember 2024, Ini Pesan Polres Bantul |
|
|---|
| Festival Inspirasi Pendidikan Kabupaten Bantul 2024, Jadi Sarana Peringati PGRI dan HKN |
|
|---|
| Natal dan Tahun Baru, Stok Kebutuhan LPG 3 Kg di Bantul Disebut Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/YDBA-Dukung-dan-Bina-UMKM-untuk-Naik-Kelas.jpg)