Bisnis
BPD DIY Targetkan 30 Persen Nasabah Ganti Kartu Berlogo GPN
BPD DIY meluncurkan kartu debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), di Kantor Kas BPD DIY Balaikota Yogyakarta, Jumat (3/8/2018).
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - BPD DIY meluncurkan kartu debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), di Kantor Kas BPD DIY Balaikota Yogyakarta, Jumat (3/8/2018).
Direktur Utama BPD DIY, Bambang Setiawan menjelaskan bahwa secara nasional, GPN telah dilaunching Presiden Republik Indonesia pada 3 Mei 2018 silam.
"Sekarang kami lakukan launching di sini. Intinya dengan GPN ini transaksi menjadi lebih aman dan mudah. Biayanya juga lebih murah. Nasabah tidak dikenakan potongan, hanya merchant yang kena cash itu pun prosentasenya sedikit sekali," terangnya pada Tribunjogja.com.
Baca: PNS Sleman Berduyun-duyun Tukarkan Kartu ATM Chips dan Berlogo GPN Bank BPD DIY
GPN tersebut, lanjutnya, merupakan keinginan BI yang dibangun sejak lama agar Indonesia memiliki sistem pembayaran yang berdaulat.
Bambang menjelaskan, selama ini untuk pembayaran menggunakan kartu debit masih harus menggunakan Visa dan Master Card yang berbasis di luar negeri.
"Selama ini transakasi pembayaran melalui Singapura lalu ke Indonesia. Tapi sekarang dengan GPN, pembayaran semakin aman dan juga murah," tambahnya.
Ia menjelaskan, BPD DIY menjadi anggota dari 2 payment system sehingga bisa digunakan di berbagai ATM dan juga merchant tanpa dikenakan cash atau biaya transaksi.
"Pada tahun ini saya targetkan nasabah yang melakukan penggantian kartu debit BPD DIY berlogo GPN sebesar 30 persen. Hingga saat ini, sudah ada 24.000 nasabah BPD DIY yang sudah mengganti kartunya," terangnya.
Syarat mengganti kartu, dijelaskannya sangat mudah.
Nasabah hanya perlu mendatangi Kantor Kas BPD DIY terdekat dengan membawa kartu debit yang lama, identitas yang digunakan untuk membuka rekening, serta mengisi formulir yang disediakan.
"Desain kartu BPD DIY ini juga melambangkan identitas Yogya dengan adanya motif batik kawung. Selain itu, kebaruan lain adanya chips yang membuat nasabah terhindar dari skimming dan susah ditembus maupun diduplikasi. Namun nasabah juga tidak boleh memberikan pin kepada siapapun," jelas Bambang.
Baca: BPD DIY Luncurkan Kartu Berlogo GPN
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti yang pada kesempatan tersebut juga ikut menukarkan kartu lamanya dan mendapat kartu debit yang baru dengan logo GPN dan memiliki chips serta dilengkapi nama lengkap, menerima kartu tersebut dari Bambang Setiawan.
"Diharapkan masyarakat yang kartunya belum ada logo GPN, agar bisa bertransaksi dengan lebih anan dan juga murah," bebernya.
Ia pun menunjukkan kartu barunya kepada nasabah yang ada di Kantor Kas BPD DIY Balaikota Yogyakarta sembari menunjukkan bagian-bagian dari kartunya tersebut.
"Jadi kartu ini bukan diganti karena mau ditambahi stiker, tapi diganti kartu yang baru," ujarnya sambil menunjuk logo GPN.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bpd-diy-targetkan-30-persen-nasabah-ganti-kartu-berlogo-gpn_20180803_211934.jpg)