Tunjangan Sertifikasi Guru di Bantul Sudah Cair

Tunjangan sertifikasi guru Tahun 2014 ini sudah cair, anggaran tunjangan sertifikasi sebesar Rp 266,667 miliar.

Penulis: say | Editor: tea

Laporan Reporter Tribun Jogja, Siti Ariyanti

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Tunjangan sertifikasi guru di Kabupaten Bantul sudah dicairkan. Tahun 2014 ini, Kabupaten Bantul mendapat jatah tunjangan sertifikasi sebesar Rp 266,667 miliar.

Jumlah itu meningkat dibanding tahun 2013 lalu yang hanya sekitar Rp 190 miliar. Dian Mutiara Sri Rahmawati, Kabid Perbendaharaan Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bantul mengatakan, pihaknya telah mencairkan semua tunjangan tersebut pada 30 April.

Tanggal itu juga merupakan batas akhir pencairan tunjangan. Namun, pada praktiknya, pencairan baru selesai kemarin, Jumat (2/5/2014) karena beberapa kendala.

"Kami kalau ada uang masuk ke kas daerah (kasda) segera koordinasi dengan Dinas Pendidikan Menengah dan Non Formal (Dikmenof) ataupun Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas). Agar uang tidak terlalu lama berada di kasda," kata Dian.

Sejauh ini, DPPKAD telah mencairkan tunjangan sertifikasi murni di Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) sebesar Rp 33,2 miliar, dan kekurangan tiga tahun terakhir (carry over) sebanyak Rp 10,5 miliar. Dengan rincian, tunjangan murni untuk sertifikasi 3.086 orang guru dan carry over 3.068 guru.

Dengan demikian, DPPKAD telah mencairkan tunjangan sertifikasi yang menunggak pada tahun 2011, 2012 dan 2013. Sementara itu untuk tunjangan murni di Dikmenof sebesar Rp 18,4 miliar dan Carry Over Rp 3,5 miliar.

Adapun jumlah penerimanya adalah 1801 orang guru untuk tunjangan murni dan carry over untuk 1.145 guru. "Sudah diplotkan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 67. Yang belum menerima mungkin karena persyaratan yang masih belum lengkap," tambah Dian. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved