Berita Klaten
Dampak Bencana Angin Kencang Terjang Klaten, Berikut Data BPBD
14 desa dan satu kelurahan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dilaporkan terdampak bencana akibat hujan deras disertai angin kencang
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
KLATEN, TRIBUNJOGJA.COM – Sebanyak 14 desa dan satu kelurahan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dilaporkan terdampak bencana akibat hujan deras disertai angin kencang pada Senin, 20 Oktober 2025.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten mencatat, bencana tersebut melanda delapan kecamatan, yakni Juwiring, Cawas, Klaten Utara, Klaten Tengah, Gantiwarno, Karanganom, Trucuk, dan Pedan.
Kepala BPBD Klaten, Syahruna, menyampaikan bahwa secara kumulatif terdapat 14 desa dan satu kelurahan yang mengalami dampak berupa pohon tumbang, rumah rusak, hingga gangguan fasilitas umum.
"Total kumulatif obyek yang terdampak meliputi 34 rumah, 5 tempat usaha, satu kandang, dan sejumlah fasilitas umum yang mengalami kerusakan ringan. Selain itu, satu jaringan listrik dan satu kendaraan roda empat juga rusak, serta terdapat 15 pohon tumbang," ujar Syahruna, Selasa (21/10/2025).
• Potensi Bencana Hidrometeorologi Ancam Wilayah Klaten
Rincian Wilayah Terdampak
Kecamatan Juwiring: Desa Tanjung, Jetis, dan Kenaiban.
Terdapat 19 rumah rusak ringan, 4 tempat usaha, satu gedung olahraga, dan satu kandang ternak terdampak. Satu warga mengalami luka ringan dan telah menjalani rawat jalan.
Kecamatan Cawas: Desa Gombang.
Kerusakan meliputi satu tempat usaha dan empat pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan.
Kecamatan Klaten Utara: Desa Belang Wetan.
Tiga rumah rusak ringan, satu jaringan listrik terganggu, dan beberapa pohon tumbang.
Kecamatan Klaten Tengah: Desa Semangkak dan Kelurahan Bareng.
Kerusakan terjadi pada rumah warga dan satu kendaraan mobil.
Kecamatan Gantiwarno: Desa Ngandong, Mlese, dan Kragilan.
Tiga rumah rusak ringan dan tiga pohon tumbang.
Kecamatan Karanganom: Desa Karangan, Gempol, dan Tarubasan.
Tiga rumah rusak ringan dan empat pohon tumbang.
Kecamatan Trucuk: Desa Sajen.
Lima rumah rusak ringan dan tiga pohon tumbang.
Kecamatan Pedan: Desa Ngaren.
Satu pohon tumbang akibat angin kencang.
BPBD Klaten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, pohon tumbang, dan angin kencang, terutama saat memasuki musim pancaroba.
Warga juga disarankan untuk menebang dahan pohon yang berisiko tumbang dan membersihkan saluran air guna mencegah banjir genangan. (Tribunjogja.com/Dewi Rukmini)
Untuk update terbaru kabar berita seputar wilayah Klaten ikuti Tribun Jogja sumber terpercaya lokal Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Baca dan Ikuti Berita Tribunjogja.com.com di GOOGLE NEWS
| Kabar Duka: Wabup Klaten Benny Ardhianto Tutup Usia di Umur 33 Tahun, Lulusan UGM |
|
|---|
| Operasi Pekat 2025 di Klaten, Kasus Tipiring Miras Naik Jadi 220 Perkara |
|
|---|
| Jabatan Irban di Klaten Resmi Berganti Nama, Fokus Bidang Lebih Spesifik |
|
|---|
| Kasus DBD di Klaten Turun Drastis, Leptospirosis Jadi PR Baru |
|
|---|
| PKK dan DWP Klaten Galang Donasi Rp139 Juta untuk Korban Bencana Sumatera |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Atap-Galvalum-Sebuah-Rumah-Milik-Warga-Belang-Wetan-CopoT.jpg)