Berita Klaten

Harga Beras di Pasar Gedhe Klaten Naik, Ini Kata Pedagang 

harga beras terbaru beras medium semisal C4 saat ini dijual Rp14,5 ribu.  Sebelumnya beras itu dijual Rp13,5 ribu per kilogram (kg). 

Tayang:
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/Dewi Rukmini
MENUNGGU PEMBELI: Seorang pedagang di Pasar Gedhe Klaten, sedang menunggu pembeli pada Kamis (11/9/2025). 

 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Harga komoditi beras di Pasar Gedhe Klaten, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah semakin tinggi sebulan terakhir. 

Pedagang Pasar Gedhe Klaten menyebut gagal panen menjadi penyebab harga bahan pokok itu terus naik. 

Seorang pedagang, Sunarti (60), mengatakan harga beras di Kabupaten Klaten mengalami kenaikan sejak Agustus 2025. 

Menurut dia, beras medium semisal C4 saat ini dijual Rp14,5 ribu. 

Sebelumnya beras itu dijual Rp13,5 ribu per kilogram (kg). 

"Kalau beras mentik wangi sekarang Rp16 ribu per kg. Itu harganya naik, karena sebelumnya Rp15 ribu per kg. Untuk beras premium itu kemasan 5 kg-an, per kg-nya Rp17 ribu. Kalau beras SPHP kemasan 5 kg saya jual Rp60 ribu," ungkapnya kepada Tribun Jogja, Kamis (11/9/2025). 

Baca juga: Desain Exit Tol Jogja Bawen Seksi II Palbapang Magelang Rampung

Menurut Sunarti, harga beras semakin tinggi karena sejumlah daerah di Kabupaten Klaten mengalami gagal panen akibat serangan hama tikus. 

Dia pun mengaku mengambil stok dagangan dari wilayah Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten. 

"Karena banyak diserang tikus, jadi gagal panen," katanya. 

Selain beras, dia menyebut harga telur ayam saat ini juga mengalami kenaikan. 

Jika sebelumnya, telur ayam negeri dijual Rp25 ribu per kg. Kini dibanderol Rp27 ribu per kg. 

"Harga telur baru naik tiga hari ini. Kami pedagang sih maunya harga bisa diturunin saja. Supaya orang yang beli bisa banyak," ucapnya. 

Senada, Utami (65), pedagang sembako di Pasar Gedhe Klaten membenarkan, gagal panen menyebabkan harga beras semakin tinggi dan tidak segera turun. 

Meski harga beras tinggi, akan tetapi penjualan masih stabil karena ia memiliki sejumlah pelanggan. 

"Ya mungkin karena banyak yang tidak panen akibat tanaman padi dimakan tikus," ujarnya. 

Utami mengatakan, harga beras mentik wangi saat ini Rp16 ribu per kg. 

Sebelumnya, beras tersebut dijual Rp15 ribu per kg. Ia menyebut biasanya pelanggan membeli beras secara eceran. 

"Tetap ada yang beli. Kadang beli eceran 3 kg-an. Kalau beli satu pack isi 5 kg itu jarang," tandasnya. (drm)

Baca juga: Mapolres Klaten Digeruduk Pemohon SKCK untuk Pemberkasan PPPK

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved