Momen Mencekam Gempa di Filipina Selatan, 31 Orang Dilaporkan Tewas

Filipina selatan diguncang gempa bumi bermagnitudo 7,8 pada Senin (8/6/2026). Data sementara, terdapat 31 korban tewas dan 134 warga luka-luka.

Tayang:
Penulis: Susilo Wahid | Editor: Muhammad Fatoni
dok.Tribun Timur
Ilustrasi gempa bumi 

"Kami khawatir akan gempa susulan. Kami dapat merasakan ketakutan warga," tambah Punzalan. 

Baca juga: Ancaman Gempa Megathrust, Masyarakat Diminta Perkuat Literasi Mitigasi dan Kesiapsiagaan

Bangunan Ambruk

Dahsyatnya guncangan gempa terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial dan telah diverifikasi oleh AFP.

Salah satu video memperlihatkan pusat perbelanjaan yang menampung restoran cepat saji Jollibee di Kota General Santos hancur menjadi puing-puing.

Di lokasi lain, gedung sekolah yang menurut pejabat setempat sedang tidak berpenghuni tampak ambruk total.

Video lain memperlihatkan momen mencekam saat anak-anak sekolah berteriak histeris sambil dipeluk guru mereka ketika guncangan hebat terjadi.

Di latar belakang video, struktur logam yang rapuh tampak ambruk saat rekaman di halaman Facebook resmi sekolah tersebut berakhir.

Keterangan video memastikan tidak ada orang di bawah struktur itu saat insiden terjadi.

Dampak gempa juga melumpuhkan fasilitas transportasi.

Otoritas setempat menutup Bandara General Santos hingga pemberitahuan lebih lanjut. 

Dalam video yang diverifikasi AFP, terlihat potongan-potongan langit-langit roboh dan berserakan di area pengambilan bagasi bandara.

Peringatan Potensi Tsunami

Menyusul gempa lepas pantai ini, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengambil langkah tegas.

Ia menangguhkan kegiatan belajar mengajar di seluruh Pulau Mindanao, yang sedianya merayakan hari pertama masuk sekolah.

Marcos juga menginstruksikan warga di wilayah pesisir untuk segera mengungsi demi menghindari ancaman tsunami.

"Pindah ke tempat yang lebih tinggi sekarang. Jangan menunggu. Nyawa Anda lebih penting daripada apa pun yang tertinggal," katanya.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik sempat merilis pemberitahuan gelombang tsunami berpotensi melanda garis pantai Filipina, Indonesia, Palau, Taiwan, dan Papua Nugini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved