Tanam Beringin Putih Awali Prosesi Lampah Dalu Merapi 2026
Penanaman beringin putih dan pengambilan air dari Sendang Bagong, mengawali rangkaian kegiatan Lampah Dalu Lereng Merapi 2026.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Penanaman beringin putih dan pengambilan air dari Sendang Bagong, mengawali rangkaian kegiatan Lampah Dalu Lereng Merapi 2026.
- Riutual adat yang diselenggarakan oleh Kalurahan Hargobinangun ini berlangsung khidmat di Omah Petroek pada Senin (15/6/2026).
- Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, hadir langsung untuk mengikuti prosesi tersebut.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Prosesi penanaman beringin putih dan pengambilan air dari Sendang Bagong, mengawali rangkaian kegiatan Lampah Dalu Lereng Merapi 2026.
Acara adat yang diselenggarakan oleh Kalurahan Hargobinangun ini berlangsung khidmat di Omah Petroek pada Senin (15/6/2026).
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, hadir langsung untuk mengikuti prosesi tersebut.
Didampingi Lurah Hargobinangun Amin Sarjito dan budayawan Romo Sindhunata, Danang melakukan penanaman pohon beringin putih secara simbolis.
Mereka juga mengambil air suci dari Sendang Bagong yang nantinya akan dikirab dalam puncak prosesi Lampah Dalu Lereng Merapi.
Dalam sambutannya, Danang Maharsa menyampaikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi warga dalam menjaga tradisi ini. Terlebih, momentum kegiatan ini bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Islam atau malam 1 Suro.
"Kawasan lereng Merapi bukan hanya ruang geografis, tetapi juga ruang budaya dan spiritual yang sarat makna. Di sinilah nilai-nilai kearifan lokal tumbuh dan diwariskan dari generasi ke generasi," kata Danang
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berkomitmen penuh mendukung kegiatan berbasis budaya. Menurutnya, kekuatan budaya merupakan fondasi penting untuk membangun masyarakat yang berkarakter, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Kampanyekan kelestarian lingkungan
Selain aspek spiritual, Pemkab Sleman juga memanfaatkan momentum ini untuk mengampanyekan kelestarian lingkungan.
Beberapa program nyata yang terus digalakkan antara lain penghijauan lahan kritis, pembagian bibit tanaman, uji emisi kendaraan, serta penyediaan sarana dan edukasi pengelolaan sampah bagi masyarakat.
"Kami meyakini bahwa kekuatan budaya adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berdaya saing, dan berkelanjutan. Mari lestarikan kekayaan budaya dengan penuh cinta dan kita wariskan lingkungan yang layak untuk generasi mendatang," ujar Danang.
Senada dengan hal tersebut, Romo Sindhunata menjelaskan bahwa Lampah Dalu merupakan bagian dari Festival Budaya Lereng Merapi.
Acara ini menjadi bentuk rasa syukur mendalam masyarakat Hargobinangun kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelimpahan sumber daya alam Gunung Merapi.
Masyarakat selama ini telah menggantungkan hidup dari kekayaan alam Merapi. Oleh karena itu, Lampah Dalu menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam.
"Gunung Merapi selama ini kita manfaatkan sumber-sumber alam nya untuk penghidupan sehari-hari. Oleh karenanya melalui acara ini menjadi wujud terima kasih sekaligus melestarikan budaya beserta alam lingkungan di kawasan lereng Merapi,"ujar Romo Sindhunata.
Tradisi tahunan ini menjadi bukti nyata sinergi kuat antara pelestarian budaya, penguatan nilai spiritual, dan kepedulian lingkungan yang terus dijaga oleh masyarakat lereng Merapi bersama Pemkab Sleman.
| Buntut Kasus Dugaan Penyelewengan Anggaran, Dua Pamong di Bangunkerto Diberhentikan Sementara |
|
|---|
| Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi, Gunung Merapi Alami Puluhan Gempa Guguran dalam 6 Jam Terakhir |
|
|---|
| Tidak Ada Anomali Pemicu Api, Ini Kesimpulan Lengkap Tim UGM dan UPNVY soal 'Teror Api' di Seyegan |
|
|---|
| Penelitian Resmi Ditutup, Tim Ahli UPN dan UGM Pastikan 'Teror Api' Seyegan Bukan Fenomena Alam |
|
|---|
| Penyelidikan Teror Api di Seyegan Diserahkan ke Polisi, Kesimpulan Para Ahli: Bukan karena Gas Alam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wabup-Sleman-Danang-Maharsa-dalam-Lampah-Dalu-Lereng-Merapi-2026-di-Omah-Petroek-1562026.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.