Harga Solar Nonsubsidi Naik, Dishub Kulon Progo Minta Anggaran Tambahan untuk BBM Bus Sekolah
Naiknya harga solar non subsidi rupanya berdampak pada operasional Bus Sekolah yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Naiknya harga solar nonsubsidi berdampak pada operasional Bus Sekolah yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo.
- Harga BBM Dexlite yang melonjak membuat anggaran operasional Bus Sekolah jadi membengkak.
- Tambahan anggaran juga digunakan untuk pemeliharaan rutin armada Bus Sekolah di Kulon Progo
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi.
Terbaru, kenaikan harga dilakukan pada BBM jenis Pertamax dan Pertamax Green 95.
Sebelumnya, Pertamina juga telah menaikkan harga BBM jenis solar nonsubsidi, yaitu Dexlite dan Pertamina Dex.
Kenaikannya pun cukup signifikan, sedangkan untuk BBM subsidi sampai saat ini harganya masih dijaga agar tidak mengalami kenaikan.
Naiknya harga solar non subsidi rupanya berdampak pada operasional Bus Sekolah yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo.
Sekretaris Dishub Kulon Progo, Yuniar Wibowo mengatakan Bus Sekolah menggunakan BBM jenis Dexlite.
"Secara aturan, Bus Sekolah memang harus pakai BBM nonsubsidi, berbeda dengan armada pengangkut sampah yang bisa memakai Biosolar (solar bersubsidi)," jelas Yuniar ditemui pada Kamis (11/06/2026).
Harga Dexlite sendiri naik cukup tajam, dari yang sebelumnya Rp13.600 per liter kini menjadi Rp23.000 per liter.
Anggaran Operasional Membengkak
Naiknya harga Dexlite pun membuat anggaran operasional Bus Sekolah jadi membengkak.
Yuniar mengatakan pihaknya telah meminta tambahan anggaran untuk operasional Bus Sekolah.
Koordinasi dilakukan dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo.
"Kami meminta perhitungan kembali untuk anggaran operasional dari Agustus sampai Desember karena kenaikan harga solar nonsubsidi ini," ujarnya.
Baca juga: Harga Pertamax dan Pertamax Green 95 Naik, Pengguna Pertalite di Kulon Progo Diprediksi Melonjak
Tambahan anggaran juga digunakan untuk pemeliharaan rutin armada Bus Sekolah, mengingat harga sejumlah komponen juga mengalami kenaikan. Salah satunya oli.
Meski begitu, Yuniar memastikan operasional Bus Sekolah tetap berjalan seperti biasa sampai saat ini.
| Pekerja Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Harga Pertamax, Ancaman PHK Menghantui |
|
|---|
| Warga Khawatir Kenaikan Harga BBM Pertamax Picu Efek Domino Ekonomi |
|
|---|
| Pakar Energi UGM: Waktu Pengumuman Kenaikan Pertamax Mengindikasikan Situasi Urgen di Dalam Negeri |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik, Kadin Bantul: Kalau Sampai Akhir Tahun, Dunia Usaha Harus Efisiensi Waktu Kerja |
|
|---|
| Harga BBM Naik, Forum Destinasi Wisata Magelang Khawatir Berdampak pada Kunjungan Wisata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20261106-Bus-Sekolah-di-Kulon-Progo.jpg)