Strategi Pemkot Yogyakarta demi Malioboro Bersih dari Bentor November 2026
Upaya panjang ditempuh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta untuk mewujudkan kawasan Malioboro, sebagai Low Emission Zone (LEZ).
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Pemkot Yogyakarta ingin segera mewujudkan kawasan Malioboro, sebagai Low Emission Zone (LEZ).
- Kawasan palung terkenal di Jogja itu ditargetkan segera bersih total dari asap kendaraan, termasuk becak motor (bentor) yang selama ini memadati jalanan.
- Langkah ini diawali secara simbolis dengan penghancuran fisik 50 unit bentor menggunakan alat berat, Selasa (3/6/26), sebagai rangkaian dari peringatan HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Upaya panjang ditempuh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta untuk mewujudkan kawasan Malioboro, sebagai Low Emission Zone (LEZ).
Jantung pariwisata Kota Pelajar tersebut, ditargetkan segera bersih total dari asap kendaraan, termasuk becak motor (bentor) yang selama ini memadati jalanan.
Komitmen ini diawali secara simbolis dengan penghancuran fisik 50 unit bentor menggunakan alat berat, Selasa (3/6/26), sebagai rangkaian dari peringatan HUT ke-79 Pemkot Yogyakarta.
Sebagai gantinya, para pengemudi becak motor difasilitasi untuk beralih menggunakan armada becak listrik yang rendah emisi lebih ramah lingkungan.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menegaskan transisi dari moda transportasi berbahan bakar fosil ke tenaga listrik merupakan harga mati demi menjaga kelestarian lingkungan di sepanjang sumbu filosofi.
"Ya, lambat tapi pasti bahwa becak konvensional (bentor) harus habis, ya. Kemudian secara bertahap becak listrik hadir," ungkapnya.
Ia menargetkan, seluruh kuota 900 becak listrik sudah bisa sepenuhnya menggantikan bentor dan becak kayuh konvensional dalam waktu dua tahun ke depan.
Berdasarkan catatan Pemkot Yogyakarta, sampai sejauh ini total sudah ada 260 unit becak listrik yang resmi didistribusikan dan beroperasi.
"Harapan saya, waktu dua tahun paling telat, ya, 900 itu sudah tergantikan. Nah, dengan cara begitu maka cita-cita mewujudkan transportasi minim polutansumbu filosofi akan tercapai," cetusnya.
Strategi halau bentor
Guna mengantisipasi munculnya bentor-bentor baru yang nekat menyusup ke kawasan Malioboro, Pemkot Yogyakarta pun menerapkan strategi berlapis.
Hasto menegaskan, distribusi becak listrik tidak diberikan secara perorangan, melainkan wajib melalui wadah paguyuban yang berbentuk koperasi.
Sistem by name by address yang dikelola oleh koperasi dipasang sebagai filter untuk mengunci jumlah penarik becak yang berhak beroperasi di Malioboro.
Lalu, setiap penarik bentor yang menerima unit becak listrik baru, diwajibkan menyerahkan armada lamanya untuk langsung dimusnahkan pemerintah.
"Begitu menerima (becak listrik), itu (bentor) dihancurkan. Sehingga harapan saya tidak ada orang mau nambah becak baru dalam bentuk yang konvensional," ujarnya.
| Update Laporan Kegempaan Gunung Merapi Sabtu 6 Juni 2026 Siang Ini |
|
|---|
| Dukung Arahan Presiden Soal Keamanan Pangan, Dapur MBG di Jogja Ini Uji Coba Sistem IT 'Simetris' |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jogja Hari Ini, Sabtu 6 Juni 2026 |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi SIM Corner dan SIM Keliling di Jogja Hari Ini, Sabtu 6 Juni 2026 |
|
|---|
| Catat! Ini Jenis Pelanggaran yang Jadi Fokus Operasi Patuh Progo 2026 di Jogja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penghancuran-becak-motor-bentor-dengan-alat-berat-di-UPT-Pengujian-Kendaraan-Bermotor-Yogyakarta.jpg)