Bangun Kepercayaan, JUTF 2026 Edukasi Warga Pilih Travel Umrah Resmi

Pameran travel fair terbesar di Yogyakarta ini diagendakan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 3- 7 Juni 2026 di Ambarrukmo Plaza

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
PAMERAN UMRAH - Jogja Umrah Travel Fair (JUTF) 2026 digelar di Atrium Utama Ambarukmo Plaza Yogyakarta. Pameran ini dibuka Rabu (3/6/2026) dan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 3- 7 Juni 2026. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Konsorsium Umrah dan Haji Indonesia menggelar Jogja Umrah Travel Fair (JUTF) 2026.

Pameran travel fair terbesar di Yogyakarta ini diagendakan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 3- 7 Juni 2026 di Atrium Utama Ambarukmo Plaza Yogyakarta. 

Perwakilan Panitia Penyelenggara, Bayu Purnomo, menjelaskan JUTF 2026 mengusung gerakan edukasi dan kolaborasi Industri.

Acara ini bukan sekadar ajang bisnis, melainkan sarana edukasi perjalanan ibadah dan wisata halal bagi masyarakat.

"Fokus acara kami tahun ini adalah edukasi perjalanan ibadah serta wisata halal. Kami ingin membangun kembali dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap brand travel resmi," ujar Bayu, di acara pembukaan JUTF 2026, Rabu (3/6/2026). 

Melalui kolaborasi industri yang sehat, pameran ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi calon jemaah.

Langkah ini diambil sebagai komitmen untuk memberikan rasa aman sekaligus meminimalisir risiko penipuan perjalanan ibadah. 

Acara ini mempertemukan calon jemaah langsung dengan puluhan agen travel resmi yang telah terstandarisasi dan terjamin legalitasnya.

Penyelenggaraan JUTF 2026 juga mendapat dukungan penuh dari Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Bank Syariah Indonesia (BSI) selaku mitra perbankan utama.

Plt Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj DIY, Silvia Rosetti, menyampaikan dukungannya terhadap JUTF 2026 sebagai ruang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem layanan ibadah umrah yang profesional. Ia mendorong sesama biro umrah untuk bersaing secara sehat dan saling membantu jika terjadi kendala.

"Untuk biro kami tekankan harus selalu berorientasi pada pelayanan prima demi kepuasan jemaah. Kemudian adaptif, biro jangan terlalu kaku dengan harga. Paket harga harus transparan dan akuntabel," ujar Silvia.

Baca juga: Lurah Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus TKD, Pelayanan Publik di Condongcatur Tetap Berjalan Normal

Ragam Program

Selain transaksi langsung di tempat atau booking on the spot, pameran ini menghadirkan berbagai program interaktif.

Di antaranya adalah Talkshow dan Sharing Session mengenai tips memilih travel aman, manasik kontemporer, tren wisata halal, serta Travel Talk berupa presentasi keunggulan program dari masing-masing biro.

Kanwil Kemenhaj DIY juga menghadirkan stan Layanan Khusus Asrama Haji Kelas I Sleman.

Stan ini menyediakan informasi fasilitas penunjang seperti penyewaan kamar, gedung pertemuan, dukungan sarana teknis, serta akses konsultasi langsung mengenai status legalitas agen travel.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved