Gunung Merapi Meluncurkan 6 Kali Lava Pijar Sejauh 1.700 Meter
Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar sebanyak 6 kali dalam kurun waktu enam jam terakhir terhitung mulai pukul 00.00-06.00 WIB.
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar sebanyak 6 kali sejauh maksimal 1.700 meter ke arah Kali Krasak pada Jumat (29/5/2026) pukul 00.00-06.00 WIB.
- Aktivitas vulkanik dalam perut gunung terpantau masih tinggi dengan rekaman 24 kali gempa guguran, 11 kali gempa hybrid, serta beberapa kali gempa vulkanik dan tektonik.
- Merapi tetap berstatus Siaga. Warga dilarang beraktivitas di zona bahaya radius 3-7 km dan diimbau waspada lahar dingin saat hujan serta gangguan abu vulkanik.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi meluncurkan guguran lava pijar sebanyak 6 kali dalam kurun waktu enam jam terakhir terhitung mulai pukul 00.00-06.00 WIB.
Guguran lava pijar meluncur sejauh 1700 meter ke arah Kali Krasak.
"Teramati 6 kali guguran lava ke arah Kali Krasak dengan jarak luncur maksimum 1700 meter,"tulis dalam laporan harian yang diunggah laman magma.esdm.go.id dikutip Tribun Jogja Jumat (29/5/2026).
Selain luncuran lava pijar, aktifitas vulkanik di dalam perut Gunung Merapi juga terpantau masih cukup tinggi.
Dalam periode yang sama, tercatat ada 24 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-10 mm dan lama gempa 20.67-145.2 detik.
Kemudian 11 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-36 mm, S-P 0.5-0.7 detik dan lama gempa 15.18-58.03 detik.
Lalu 2 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 4 mm, dan lama gempa 14.77-25.18 detik.
Serta 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 95 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 124.57 detik.
Adapun secara visual, puncak gunung pada pagi hari ini terlihat cukup jelas.
Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 125 meter dari puncak.
Cuaca berawan hingga mendung, angin tenang ke arah timur.
Suhu udara sekitar 17.2-19.7°C. Kelembaban 92.2-100 persen. Tekanan udara 874.4-918.4 mmHg.
Baca juga: JOGJA HARI INI : Titik Api Muncul Lagi
Sampai saat ini Gunung Merapi masih berstatus Siaga atau Level III.
BPPTKG meminta masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi bahaya yang ada, terutama pada sektor-sektor berikut:
- Sektor Selatan-Barat Daya: Sungai Boyong (5 km), Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng (7 km).
- Sektor Tenggara: Sungai Woro (3 km) dan Sungai Gendol (5 km).
- Erupsi Eksplosif: Lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Peringatan Penting:
Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di daerah potensi bahaya tersebut.
Selain itu, warga diimbau mewaspadai potensi bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di hulu sungai, serta mengantisipasi gangguan abu vulkanik.
Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Merapi akan terus dipantau secara ketat. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, status aktivitas akan segera ditinjau kembali. (*)
| Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Jumat 29 Mei 2026 |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling di Jogja Hari Ini, Jumat 29 Mei 2026 |
|
|---|
| JOGJA HARI INI : Titik Api Muncul Lagi |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi SIM Corner dan SIM Keliling di Jogja Hari Ini, Jumat 29 Mei 2026 |
|
|---|
| Tanggapi Kebakaran Misterius di Sleman, Pakar di Bidang Teknik Kimia Jelaskan Unsur Segitiga Api |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20262105-Aktivitas-Gunung-Merapi-pagi-ini.jpg)