Berita Kriminal

Sasar Korban Acak, Tiga Pembacok Mahasiswa di Godean Sleman Ditangkap, 1 Masih DPO

Para pelaku yang mayoritas masih berstatus pelajar ini nekat menganiaya korban setelah sebelumnya berputar-putar mencari sasaran.

Tayang:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
BARANG BUKTI: Kapolsek Godean, AKP Rusdiyanto didampingi Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro; Kanit Reskrim Polsek Godean Iptu Sumantri Serta Kasubnit 1 Unit VI (Opsnal), Ipda Yohanes Eko Sariyono menunjukkan barang bukti kejahatan di Mapolresta Sleman, Rabu (6/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polisi menangkap tiga dari empat pelaku pembacokan mahasiswa di Godean, sementara satu pelaku masih buron.
  • Kejadian bermula saat korban diserang rombongan pelaku yang berputar mencari sasaran secara acak.
  • Korban mengalami luka bacok serius setelah diserang dengan celurit dan sabit.
  • Pelaku diketahui merencanakan aksi kekerasan dan kini terancam hukuman penjara hingga 5 tahun.

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Unit Reskrim Polsek Godean bersama Resmob Satreskrim Polresta Sleman berhasil membekuk tiga dari empat pelaku pembacokan terhadap seorang mahasiswa asal Jambi di Jalan Godean KM 9, Dusun Senuko, Sidoagung, Godean

Para pelaku yang mayoritas masih berstatus pelajar ini nekat menganiaya korban setelah sebelumnya berputar-putar mencari sasaran.

Kronologi

Kapolsek Godean, AKP Rusdiyanto mengungkapkan, peristiwa ini terjadi pada Minggu (5/4/2026) sekira pukul 03.00 WIB.

Kejadian bermula saat korban berinisial DH bersama rekannya berkendara dari arah barat menuju ke timur untuk mencari makan di Jalan Godean.

Sesampainya di depan RM Baleroso, motor korban disalip oleh rombongan pelaku yang menggunakan empat sepeda motor dan satu unit mobil pikap.

"Saat berpapasan, rombongan pelaku dan korban sempat saling pandang. Ketika melewati simpang tiga Kantor Bapas Kelas I Yogyakarta, dua motor pelaku berputar balik. Salah satu pelaku bahkan menyeret senjata tajam jenis celurit ke aspal hingga mengeluarkan percikan api," ujar Rusdiyanto, Rabu (6/5/2026). 

Korban yang tak sempat melarikan diri langsung diserang oleh pelaku ABP menggunakan celurit sebanyak tiga kali.

Akibatnya, korban mengalami luka bacok serius pada pergelangan tangan, lengan kiri, dan bahu. Tak hanya itu, pelaku lain berinisial FA juga memukul punggung korban menggunakan sabit dan membacok bodi motor korban sebelum akhirnya rombongan tersebut melarikan diri.

Pelaku terungkap

Kasubnit 1 Unit VI (Opsnal) Satreskrim Polresta Sleman, Ipda Yohanes Eko Sariyono menyebut pengungkapan kasus ini bermula dari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Polisi berhasil mengidentifikasi kendaraan rombongan pelaku, terutama dari sebuah mobil pikap yang mengangkut sekitar 9 orang dalam rombongan tersebut.

"Kami telusuri dari mobil pikapnya, baru kemudian berhasil mengungkap pelaku pelaku lainnya. Sudah (ada niat melukai).Jadi sudah direncanakan untuk keluar, untuk mencari sasaran," katanya. 

Tiga pelaku yang berhasil diamankan adalah ABP (19), RSH (18), dan FA (17), ketiganya merupakan warga Seyegan. Sementara itu, satu pelaku utama berinisial AR masih dalam pengejaran (DPO).

Polisi telah memburu AR dengan mendatangi rumahnya namun pekaku yang sudah putus sekolah ini tak kunjung pulang.

Motif pelaku: lukai sasaran secara acak

Terkait motif, para pelaku sengaja keluar malam membawa senjata tajam untuk mencari sasaran untuk dilukai. Sasarannya secara acak atau random. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved