Soal Kuota Beasiswa Inklusi DIY, Disdikpora Bantul : Masih Tunggu Info
Sebanyak 101 sekolah dasar dan menengah di Bantul kini menunggu informasi resmi terkait dengan program Beasiswa Inklusi 2026 dari Pemerintah DIY
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 81 SD dan 20 SMP di Kabupaten Bantul sedang menunggu kepastian mekanisme serta hasil verifikasi program Beasiswa Inklusi 2026.
- Meski sosialisasi telah dilakukan sejak Maret 2026, Disdikpora Bantul belum menerima informasi resmi terkait kuota siswa dan jadwal pelaksanaan teknis dari Pemerintah DIY.
- Program ini menyasar 817 siswa disabilitas di sekolah reguler seluruh DIY guna meningkatkan mutu pendidikan inklusi.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Sebanyak 101 sekolah dasar dan menengah di Kabupaten Bantul kini menunggu informasi resmi terkait dengan program Beasiswa Inklusi 2026 dari Pemerintah DIY yang ditujukan khusus bagi para siswa yang berkebutuhan khusus.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto, berujar, beberapa waktu lalu pihaknya mendapatkan undangan dari Pemerintah DIY terkait sosialisasi beasiswa inklusi.
"Tanggal 11 Maret 2026 kemarin, kami baru mendapatkan sosialisasi tentang beasiswa inklusi itu di Disdikpora DIY. Sosialisasi dengan mengundang beberapa sekolah di Disdikpora DIY," ucapnya, kepada Tribunjogja.com, Senin (20/4/2026).
Sampai saat ini, pihaknya belum bisa memastikan kapan pelaksanaan dan seperti apa mekanisme beasiswa inklusi tersebut.
Nugroho mengaku bahwa ia masih menunggu informasi lebih lanjut dari Disdikpora DIY.
"Kami masih menunggu info dari Disdikpora DIY," ucap dia.
Demikian pula dengan kuota sekolah maupun siswa yang akan mendapat beasiswa inklusi, sampai saat ini Nugroho belum mengetahuinya.
"Tapi, kemarin ada beberapa sekolah yang udah diundang langsung ke Disdikpora DIY," ujar Nugroho.
Baca juga: Seorang Pria di Yogyakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Seusai Mengeluh Nyeri di Dada
Adapun sekolah tersebut sebanyak 81 SD dan 20 SMP.
"Untuk hasilnya berapa sekolah yang disetujui (mendapatkan program beasiswa inklusi), kami masih menunggu informasi lebih lanjut," tutupnya.
Sekadar informasi, Pemerintah DIY mengalokasikan sejumlah anggaran untuk Beasiswa Inklusi DIY Tahun 2026 bagi peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah reguler untuk mendukung upaya peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan.
Sasaran penerima beasiswa adalah seluruh Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pada semua jenjang pendidikan baik SD, SMP, SMA maupun SMK di DIY, dan telah memenuhi syarat/kriteria yang telah ditentukan, dengan jumlah kuota sasaran pemberian Beasiswa Inklusi ini adalah peserta didik disabilitas pada SPPI DIY sejumlah 817 orang.(nei)
| Yayasan GoTo Merah Putih Hadirkan Kembali Program Beasiswa, Kuota Meningkat dan Jangkau Jenjang S1 |
|
|---|
| Penjelasan Disdikpora Bantul soal Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah: Optimalkan Capaian Belajar |
|
|---|
| Sebanyak 124 SMP dan MTs di Bantul Gelar Tes Kemampuan Akademik |
|
|---|
| Djarum Fondation dan PB Djarum: Kontribusi Michael Bambang Hartono di Bidang Pendidikan & Olahraga |
|
|---|
| Beasiswa Pemkot Magelang 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwalnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ilustrasi-beasiswa-hunters.jpg)