Ibadah Haji 2026

Pertama di Dunia! Embarkasi Haji Kulon Progo Operasikan Layanan Berbasis Hotel Berbintang

DIY mencatatkan sejarah baru dalam manajemen pelayanan publik dengan mengoperasikan Embarkasi Haji Kulon Progo mulai 21 April 2026.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Alexander Aprita
Penumpang mengantre untuk masuk ke pesawat melalui Pintu Keberangkatan di YIA Kulon Progo, beberapa waktu lalu. 

Untuk menjamin standar pelayanan haji, manajemen hotel telah menyetujui protokol sterilisasi.

Hotel Ibis akan dikosongkan sepenuhnya dari tamu umum selama musim haji guna menjaga privasi dan keamanan jemaah.

Sementara itu, Novotel akan berfungsi ganda; sebagian kamarnya digunakan untuk operasional Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dan ruang rapat koordinasi, namun tetap menerima tamu reguler.

Fasilitas ini juga dirancang untuk mengedepankan prinsip ramah lansia. 

"Karena pelayanannya jenis ramah lansia, tentu kita juga menyediakan fasilitas. Meskipun hotel, juga akan disediakan misalnya kursi roda dan lain-lain, juga petugasnya, para satgasnya juga sudah disediakan. Sehingga ini yang harap-harapannya memang lebih memberikan rasa kenyamanan bagi jemaah kita," tambahnya.

Di sisi lain, Kemenhaj memantau ketat dinamika keamanan di Timur Tengah yang saat ini tengah memanas.

Jauhar meminta jemaah untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu pembatalan atau perubahan jadwal yang tidak resmi.

"Sampai saat ini masih on schedule. Jadi kan hari ini pun Pak Wamen ada di sana, Pak Dirjen juga ada di sana, beberapa Dirjen ada di Arab Saudi, memastikan terkait dengan persiapan-persiapan haji, terutamanya untuk jemaah Indonesia. Dan Pak Wamen, infonya sudah ketemu Kementerian Haji, Pak Menteri Haji Arab Saudi. Sampai saat ini masih on schedule. Nah, tentu nanti menunggu perkembangan yang lebih lanjut, ya. Tapi untuk yang daerah ini, ya, kita menunggu kebijakan pusat. Jadi apapun yang diputuskan oleh pusat nanti ya kami akan ikuti. Tetapi sampai saat ini kita sampaikan kepada jemaah bahwa jadwal-jadwal yang sudah ditetapkan sesuai dengan jadwal semula," pungkasnya.

Proses keberangkatan akan dimulai pada tanggal 21 April mendatang dengan standar protokol minus lima jam (H-5) sebelum penerbangan.

Artinya, jemaah yang dijadwalkan terbang pukul 06.30 WIB sudah harus memulai prosesi pemberangkatan dari hotel menuju terminal keberangkatan YIA sejak pukul 01.00 dini hari. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved