Geger Temuan Mayat Perempuan di Pengairan Sawah Gesikan Bantul

Warga Gesikan, Panggungharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta digegerkan dengan penemuan mayat perempuan Senin (30/3/2026) pukul 06.15 WIB

Tribun Jogja/Dok. Polres Bantul
PENEMUAN MAYAT - Warga Gesikan, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, di lokasi penemuan mayat perempuan para Senin (30/3/2026) sekitar pukul 06.15 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • Penemuan mayat perempuan menggegerkan warga Gesikan, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 06.15 WIB.
  • Menurut Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, warga setempat mendengar orang berteriak karena ada orang yang melihat perempuan tergeletak di sungai pengairan sawah di Gesikan. 
  • Setelah di evakuasi dari sungai, warga memanggil seorang perawat yang bertempat tinggal di kampung tersebut untuk memastikan kondisi korban.

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Warga Gesikan, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan para Senin (30/3/2026) sekitar pukul 06.15 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan kronologi kejadian bermula ketika seorang pria inisial S (58), warga setempat mendengar orang berteriak setelah melihat perempuan tergeletak di sungai pengairan sawah di Gesikan. 

"Selanjutnya S mendatangi sumber teriakan orang tersebut dan benar bahwa ada orang yang tergeletak di sungai. Selanjutnya, S memanggil warga sekitar untuk membantu mengevakuasi korban," katanya kepada wartawan. 

Setelah korban berhasil di evakuasi dari sungai, selanjutnya warga memanggil seorang perawat yang bertempat tinggal di kampung tersebut untuk memastikan kondisi korban. 

"Setelah dilakukan pengecekan oleh perawat , selanjutnya korban dinyatakan telah meninggal dunia," ungkap Rita.

Kejadian itu, kemudian dilaporkan oleh warga ke Polsek Sewon untuk dilakukan tindak lanjut. Informasi juga diteruskan ke INAFIS Polres Bantul

Tak lama kemudian, petugas tersebut datang ke lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi. 

"Dari hasil identifikasi, identitas mayat tersebut adalah D (81), buruh tani dan warga Panggungharjo," bebernya.

Kemudian, dari hasil pemeriksaan, terdapat luka memar di dahi diduga karena korban terjatuh mengenai talut sungai.

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kejadian itu.

"Kejadian itu sudah diteruskan kepada keluarga korban, sehingga keluarga korban dapat menerima. Selanjutnya jenazah korban di serahkan kepada keluarganya," tandas dia.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved