Pergerakan Penumpang di Terminal Giwangan Tembus Ratusan Ribu Jelang Lebaran
Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto, mengatakan peningkatan penumpang sudah terlihat sejak 13 hingga 14 Maret.
Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - Pergerakan penumpang di Terminal Giwangan mulai menunjukkan peningkatan sejak pertengahan Maret, seiring dimulainya arus mudik Lebaran. Lonjakan tidak hanya terjadi pada penumpang yang datang, tetapi juga yang berangkat dari Yogyakarta ke berbagai daerah tujuan.
Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto, mengatakan peningkatan penumpang sudah terlihat sejak 13 hingga 14 Maret. Pergerakan didominasi penumpang yang menuju wilayah Jabodetabek, Sumatera, hingga Bali.
“Peningkatan penumpang itu sudah mulai sejak tanggal 13-14 Maret. Yang berangkat dari Jogja ke kota lain seperti Jakarta, Sumatera, sampai Bali cukup banyak,” ujarnya, kamis (19/3/2026).
Lonjakan penumpang mudik gratis
Lonjakan semakin terasa pada awal pekan ini, terutama dengan masuknya peserta program mudik gratis dari pemerintah maupun swasta. Jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari 10 ribu penumpang, baik yang datang maupun berangkat melalui Yogyakarta.
Puncak arus mudik tercatat terjadi pada Selasa dan Rabu kemarin, dengan total pergerakan penumpang di terminal mencapai lebih dari 15 ribu orang dalam satu hari, gabungan antara penumpang datang dan berangkat.
Secara akumulatif, hingga 18 Maret 2026 jumlah penumpang tercatat mencapai 123.220 untuk kedatangan dan 138.380 untuk keberangkatan. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode mudik, meski secara keseluruhan masih relatif seimbang dibandingkan tahun sebelumnya.
Jogja, tujuan sekaligus keberangkatan
Menurut Sigit, Yogyakarta memiliki karakter unik dalam arus mudik karena tidak hanya menjadi tujuan, tetapi juga titik keberangkatan bagi banyak penumpang.
“Di Jogja ini bukan hanya tempat mudik, tapi juga banyak masyarakat yang berangkat ke luar daerah, terutama ke Jabodetabek,” katanya.
Tingginya permintaan juga berdampak pada ketersediaan tiket, terutama untuk rute favorit seperti Jakarta yang sudah habis sejak beberapa hari sebelumnya. Operator bus pun mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan armada tambahan di luar jadwal reguler.
Untuk arus balik, lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada 25 hingga 26 Maret. Sementara itu, mobilitas diprediksi tetap tinggi karena Yogyakarta juga menjadi salah satu tujuan wisata selama libur Lebaran.(nto)
| Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Lebih dari Sejuta Penumpang Padati Stasiun di Daop 6 Yogyakarta |
|
|---|
| Mobilitas Lebaran 2026 di DIY Capai 8,3 Juta Orang, Ratusan Pemudik Sempat Tersesat ke Persawahan |
|
|---|
| 143.797 Kendaraan Melewati Jalur Tol Fungsional Prambanan-Purwomartani Selama Libur Lebaran 2026 |
|
|---|
| Cerita Pemudik Asal Pontianak Berburu Tiket Pulang Jauh Hari Agar Tidak Kehabisan |
|
|---|
| Volume Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Masih Tinggi Hingga H+8 Lebaran 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pergerakan-Penumpang-di-Terminal-Giwangan-Tembus-Ratusan-Ribu-Jelang-Lebaran.jpg)