Lebaran 2026
Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisatawan di Bantul Diprediksi Tembus 15 Ribu Orang per Hari
Dispar Kabupaten Bantul, memperkirakan momen libur Lebaran Idulfitri 2026, terjadi peningkatan kunjungan wisatawan dibandingkan hari-hari biasa.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, memperkirakan momen libur Lebaran Idulfitri 2026, terjadi peningkatan kunjungan wisatawan dibandingkan hari-hari biasa.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Bidang Pemasaran Dispar Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi, menyebut, peningkatan kunjungan wisatawan diperkirakan mulai terjadi pada 21-24 Maret 2026.
"Diperkirakan rata-rata per hari, (kunjungan wisatawan bisa sampai) 15.000 orang selama libur Idulfitri tersebut," katanya, kepada Tribunjogja.com, Kamis (19/3/2026).
Di sisi lain, kata Markus, pada hari Minggu biasa kunjungan wisatawan di Bantul mencapai 13.000 per hari dan pada hari puasa biasa sekitar 1.000 per hari.
Selama momen libur Lebaran, kunjungan wisatawan tertinggi diperkirakan masih berlangsung di Pantai Parangtritis. Perkiraan itu didapatkan dari adanya tren kunjungan yang berlangsung sejak beberapa waktu lalu.
"Untuk nominal belanja kunjungan wisatawan di titik objek wisata, saya tidak hafal besarannya. Itu sudah kami lakukan kajian berdasarkan belanja wisatawan tahun 2025, tapi datanya ada di kantor," jelas dia.
Lebih lanjut, untuk menjaga kenyamanan dan keamanan selama momen libur Lebaran, wisatawan diimbau agar mematuhi arahan petugas. Terutama saat bermain air di Pantai Selatan diimbau untuk memperhatikan kondisi sekitar dan tidak bermain air terlalu ke tengah laut.
"Silakan mengikuti arahan petugas, mengikuti petunjuk yang dipasang petugas, tidak bermain air terlalu ke selatan (untuk yang berkunjung ke pansela), memperhatikan kondisi sekitar," pesan dia.
Selain itu, pelaku wisata dan wisatawan diimbau dapat berkoordinasi dengan petugas setempat bila memerlukan bantuan.
Lalu, bila menggunakan alat transportasi umum, Dispar Bantul menyarankan agar masyarakat menggunakan alat transportasi yang aman, laik, dan tergabung dalam organisasi transportasi resmi.
"Bila menggunakan jasa biro perjalanan/pemandu wisata, gunakanlah biro/pemandu yang berlisensi dan tergabung dalam asosiasi biro perjalanan/pemandu wisata yang resmi," tutupnya.
| KAI Daop 6 Yogyakarta Tanggapi Keluhan Penumpang KA soal Penggalangan Dana untuk Disabilitas |
|
|---|
| Mau Syawalan dengan Sri Sultan HB X? Datang ke Kepatihan Tanggal 30 Maret 2026! |
|
|---|
| 6 Wisatawan Selamat dari Terjangan Ombak Pantai Selatan DIY Selama Libur Lebaran |
|
|---|
| Kisah Pilu Anak 7 Tahun Tewas Tenggelam di Selokan Mantrijeron Jogja Saat Syawalan dengan Orang Tua |
|
|---|
| Hotel di DIY Merugi, PHRI: Promosi '8,2 Juta Turis' Malah Jadi Bumerang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Markus-Purnomo-Adi.jpg)