Kesiapan DIY Sambut Mudik Lebaran 2026: Pos Pengamanan dan Kesehatan hingga Prediksi Cuaca

Pemda DIY mulai menyiapkan sejumlah rencana guna menghadirkan layanan mudik nyaman dan aman.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Tribun Jogja
PERSIAPAN MUDIK: Para narasumber Ngobrol Parlemen saat memaparkan data kesiapan mudik lebaran 2026, Jumat (13/3/2026) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Arus mudik 2026 dan libur lebaran di depan mata. Komisi A DPRD DIY bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DIY serta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mulai menyiapkan sejumlah rencana guna menghadirkan layanan mudik nyaman, hati tenang.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY, Hifni Muhammad Nasikh, mengatakan DIY menjadi kota tujuan para pemudik sekaligus wisatawan saat libur lebaran.

Bukan hanya saat libur mudik saja, ketika momen pergantian tahun atau libur panjang pasti wilayah DIY menjadi destinasi wisatawan.

Berbagai skema pelayanan untuk mendukung kelancaran mudik lebaran 2026 telah disiapkan di antaranya menyiapkan berbagai jalan alternatif untuk mengurai kemacetan, hingga menyedikan pos pengamanan dengan fasilitas kesehatan yang lengkap.

“Kemarin kami sudah rapat, insyallah Forkopimda sudah siap dari teknis jalur alternatifnya kalau ada kemacetan, tim patroli kemacetan bahkan ketika ada lampu APILL rusak sudah siap. Pos kesehatan juga sudah kami siapkan terutama pintu masuk DIY,” katanya saat talkshow Ngobrol Parlemen Tribun Jogja, Jumat (13/3/2026).

Kendaraan Harus Layak Jalan

Ifni berpesan kepada para pemudik terutama yang menuju Yogyakarta untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Selain itu dia juga mengimbau masyarakat rutin mengecek kendaraan bermotor. Serta bagi pemilik usaha angkutan bus harus memastikan kendaraannya layak jalan.

“Kendaraan harus layak jalan, terlebih saat kita mudik gak hanya halal bihalal, setelahnya itu biasanya pergi wisata. Prediksinya kan 1,7 juta ke tempat wisata,” ujarnya

Dia mengingatkan wisatawan yang hendak menikmati libur lebaran di Pantai Selatan DIY agar selalu berhati-hati. 

“Keselamatan harus diutamakan, ancman gelombang tinhgi harus diwaspadai,” tegasnya.

Penambahan personel pengamanan di tempat wisata pantai serta rambu-rambu penanda bahaya menurut Ifni sangat dibutuhkan.

Jika berkaca dari pelayanan mudik lebaran tahun lalu, Ifni mengatakan saat ini perlu sinkronisasi yang lebih baik.

“Kalau evaluasi tentu ketika kepadatan lalu lintas tinggi, memang evaluasinya perlu disinkronkan rekayasa lalu lintas ini dalam rangka memecah kontsentrasi kendaraan yang menumpuk,” terang dia.

Ramp Check untuk Keselamatan Bersama

Kepala Dishub DIY Chrestina Erni Widyastuti, mengatakan telah melalukan pengecekan armada atau ramp check di beberapa terminal. Hal ini memastikan semua armada bus untuk penumpang dalam kondisi prima dan layak jalan.

Dishub DIY juga mendirikan posko pengamanan dibeberapa perbatasan wilayah DIY yang aktif selama masa angkutan mudik lebaran 2026.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved