Pemda DIY Usulkan Perpanjangan Rute KA Bandara YIA hingga Stasiun Maguwo

Langkah ini menjadi bagian dari rencana strategis untuk memperluas jangkauan layanan kereta bandara yang selama ini hanya berpusat di tengah kota.

istimewa
KA Bandara YIA 

Ringkasan Berita:
  • Stasiun Maguwo diproyeksikan menjadi simpul transportasi strategis baru yang menghubungkan sisi timur Yogyakarta langsung dengan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
  • Usulan tersebut resmi disampaikan Pemda DIY kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjen KA) Kementerian Perhubungan
  • Dirjen Perkeretaapian memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas layanan transportasi publik tersebut, namun butuh kajian mendalam
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Stasiun Maguwo diproyeksikan menjadi simpul transportasi strategis baru yang menghubungkan sisi timur Yogyakarta langsung dengan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY kini tengah mendorong perluasan layanan Kereta Api (KA) Bandara hingga ke stasiun tersebut untuk memperkuat integrasi antarmoda, khususnya dengan layanan bus Trans Jogja yang sudah mapan di sana.

Usulan pengembangan layanan ini disampaikan secara resmi oleh Pemda DIY kepada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (Ditjen KA) Kementerian Perhubungan pada Jumat (6/3/2026) lalu.

Langkah ini menjadi bagian dari rencana strategis untuk memperluas jangkauan layanan kereta bandara yang selama ini hanya berpusat di tengah kota.

Delegasi Pemda DIY dalam pertemuan tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, didampingi Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti. 

Perluasan Relasi KA Bandara

Dalam pemaparannya, pihak Pemda DIY menekankan bahwa perluasan relasi layanan yang semula Stasiun Yogyakarta – Stasiun YIA menjadi Stasiun Maguwo – Stasiun YIA merupakan solusi strategis dalam merespons dinamika lalu lintas di wilayah tersebut.

Langkah ini diambil sebagai jawaban atas berbagai keluhan masyarakat mengenai meningkatnya titik kemacetan di pusat Kota Yogyakarta.

Dengan memperpanjang rute hingga ke Stasiun Maguwo yang terletak di sisi timur, akses menuju bandara diharapkan tidak lagi tertumpu di tengah kota, melainkan dapat tersebar secara lebih merata ke wilayah penyangga.

Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menegaskan pentingnya redistribusi akses tersebut bagi kenyamanan mobilitas publik.

“Perluasan layanan hingga Stasiun Maguwo diharapkan dapat mendistribusikan akses menuju bandara sehingga tidak terpusat di pusat kota,” ujar Erni.

Baca juga: KAI Dap 6 Yogyakarta Hadirkan Flash Sale dan Diskon Tiket KA 30 Persen Jelang Lebaran 2026

Stasiun Maguwo dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat transit (hub) karena lokasinya yang strategis di pintu masuk timur Yogyakarta. 

Selain kedekatannya dengan kawasan pemukiman dan pendidikan, stasiun ini telah lama terintegrasi dengan berbagai moda transportasi darat lainnya, termasuk jaringan bus Trans Jogja, yang memungkinkan konektivitas mulus bagi penumpang dari wilayah Sleman dan sekitarnya.

Sebagai gambaran, saat ini layanan KA Bandara YIA baru melayani perjalanan dari Stasiun Yogyakarta menuju Bandara YIA dengan pemberhentian di Stasiun Wates.

Layanan tersebut tersedia dalam pilihan perjalanan reguler maupun ekspres bagi para pengguna jasa penerbangan.

Selama masa angkutan Lebaran 2024, PT Railink atau KAI Bandara mengumumkan penambahan 8 perjalanan KA YIA Xpress yang akan dimulai, Senin (8/4/2024)
Kereta Bandara (Istimewa)

Butuh Kajian Mendalam

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved