Januari-Maret 2026, Ada 7 Kejadian Tertemper Kereta Api di Wilayah Daop 6 Yogyakarta

KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat ada tujuh kejadian temperan sepanjang Januari hingga awal Maret 2026.

|
Tribunjogja/ Christi Mahatma Wardhani
AWAS KERETA API - Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih. KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat ada tujuh kejadian temperan sepanjang Januari hingga awal Maret 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Menurut catatan KAI Daop 6 Yogyakarta, ada tujuh kejadian temperan sepanjang Januari hingga awal Maret 2026.
  • Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan ada lima kejadian temperan pada Januari, satu temperan pada Februari, dan terjadi satu kejadian temperan pada Maret 2026.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat ada tujuh kejadian temperan sepanjang Januari hingga awal Maret 2026.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan ada lima kejadian temperan pada Januari, satu temperan pada Februari, dan terjadi satu kejadian temperan pada Maret 2026.

Terbaru, kejadian orang tertemper kereta api terjadi pada Rabu (4/3) kemarin pukul 15.15 WIB, KA 554 (Bandara YIA) relasi Patukan-Yogyakarta tertemper orang di kilometer 537+5 petak jalan Patukan-Yogyakarta, Jawa Tengah. 

"Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama antara operator, pengguna jalan, dan masyarakat sekitar jalur rel," katanya, Kamis (5/3/2026).

Ia pun mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu yang berlaku dan tidak beraktivitas di jalur KA. Jalur KA merupakan area steril hanya untuk perjalanan KA

Masyarakat juga diminta agar tidak membuat perlintasan liar, senantiasa disiplin, fokus dan berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu yang ada. 

"Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak beraktivitas maupun ngabuburit menunggu jam berbuka puasa di jalur KA, karena sekitar jalur KA merupakan kawasan steril dan berisiko sehingga hanya terbatas untuk petugas operasional dan perawatan prasarana saja," ujarnya.

KAI Daop 6 sosialisasikan keselamatan

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keselamatan perjalanan KA dan meningkatkan kesadaran masyarakat, KAI Daop 6 Yogyakarta telah melaksanakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. 

Pada periode Januari  hingga Februari 2026, pihaknya sudah melakukan 54 kali sosialisasi di perlintasan sebidang maupun sekolah-sekolah.

Edukasi yang diberikan mencakup pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan, kepatuhan terhadap rambu dan sinyal, serta larangan beraktivitas di area jalur rel kereta api.

"Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI Daop 6 dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan, sekaligus menjaga kelancaran perjalanan kereta api. Melalui sosialisasi yang rutin kami lakukan, kami ingin membangun kesadaran bahwa disiplin di perlintasan adalah kunci utama mencegah kecelakaan,” imbuhnya. 

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved