Pernyataan Polres Kulon Progo soal Kasus Laka Moge Vs Jupiter di Temon

Polres) Kulon Progo akhirnya memberikan pernyataan terkait kecelakaan sepeda motor gede (moge) dengan sepeda motor Jupiter Z

|
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Joko Widiyarso
Tribun Jogja/Humas Polres Kulon Progo
KECELAKAAN MOGE - Proses olah TKP yang dilakukan anggota Polres Kulon Progo di lokasi kecelakaan tabrakan antara moge dan motor Jupiter di Kapanewon Temon, Kulon Progo, Senin (02/03/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polres Kulon Progo memberikan pernyataan terkait kecelakaan sepeda motor gede (moge) dengan sepeda motor Jupiter Z di Kapanewon Temon. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (02/03/2026).
  • Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko menyampaikan pihaknya telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).
  • Kegiatan dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pada Minggu kemarin dan Senin (02/03/2026) ini.

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo akhirnya memberikan pernyataan terkait kejadian kecelakaan (laka) antara sepeda motor gede (moge) dengan sepeda motor Jupiter Z di Kapanewon Temon.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (02/03/2026).

Kasihumas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko menyampaikan pihaknya telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Kegiatan dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pada Minggu kemarin dan Senin (02/03/2026) ini.

"Olah TKP pagi tadi dilakukan dengan metode TAA (Traffic Accident Analysis)," katanya pada wartawan di Mako Polres Kulon Progo.

Sarjoko mengatakan motor gede jenis Harley Davidson dikendarai oleh MS sambil membonceng AS, yang merupakan istrinya.

MS melaju di Jalan Nasional Wates-Purworejo dari arah timur ke barat sekitar pukul 16.45 WIB, Minggu sore kemarin.

Setibanya di Simpang Mlangsen, Kalurahan Palihan, Temon, MS bertemu dengan motor Jupiter Z yang dikendarai oleh AA berboncengan dengan DN. AA diketahui hendak menyeberang dari selatan ke utara.

MS disebut tak sempat menghindar dari AA sehingga tabrakan antara keduanya tak bisa dihindari.

AS meninggal dunia akibat kejadian itu, sedangkan tiga korban lainnya luka-luka.

"Menurut informasi, para korban luka dirujuk ke Rumah Sakit (RS) di Kota Yogyakarta," ungkap Sarjoko.

Ia pun mengaku belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. Termasuk seperti apa dugaan penyebab kejadian laka hingga kemungkinan adanya tersangka.

Masih didalami

Sarjoko beralasan pihaknya kini masih terus melakukan pendalaman terhadap kejadian tersebut. 

Adapun saat ini masih proses pengumpulan saksi-saksi dan menggali keterangan dari mereka.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved