Ramadhan 2026
Sultan HB X Respons Kritik Publik soal Menu MBG Ramadan, Penanggung Program Jawab Dipanggil
Menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tengah menjadi sorotan publik.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
"Ramadan ini isinya jadi roti, kurma, telur rebus, onde-onde, dan kawan-kawannya. Mungkin jadi seperti ini supaya bisa dimakan nanti pas buka puasa ya," katanya.
Meski bisa memaklumi alasan di balik pemilihan menu kering tersebut, ia tetap menyimpan keraguan terkait kecukupan gizi yang terkandung di dalamnya.
Baginya, menjamin standar dengan mengacu kosep "4 Sehat 5 Sempurna" melalui menu camilan semacam ini jelas bukan perkara yang mudah.
"Kalau sesuai gizi atau enggaknya itu gampang-gampang susah. Karena dari metode memasak sendiri berpengaruh ke nilai gizi. Kadang sesuai, kadang juga enggak," tuturnya.
Saran Pakar Kesehatan UMY soal MBG kering
Pakar Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr. Dr. Merita Arini, MMR menilai menu MBG kering selama Ramadan kurang memenuhi gizi seimbang.
Beberapa paket MBG kering memang cukup memenuhi angka kecukupan energi, namun protein terbatas, dominan makanan manis atau berbasis tepung, kandungan lemak dan garam cukup tinggi.
Ada MBG yang memberikan roti, kacang bawang, kacang atom, telur asin, hingga keripik tempe.
“Program ini kan dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi ya, tetapi kalau dengan menu seperti itu, belum bisa memenuhi gizi seimbang,” katanya, Kamis (26/2/2026).
"Sebagian besar MBG kering berupa roti berbasis tepung atau karbohidrat sederhana. Memang praktis, umur simpan lebih lama, tapi dari perspektif gizi kurang ideal apabila terlalu dominan.
Ia menilai peran ahli gizi di masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sangat penting dalam menyusun menu MBG.
Menurut dia, ahli gizi juga perlu memadukan makanan tinggi natrium dengan makanan lain dalam satu paket MBG.
“Telur apapun itu kalau direbus saja nggak masalah, tetapi kalau berbentuk telur asin, tu kan kandungan natriumnya tinggi. Problemnya lagi nanti ada kacang bawang, keripik tempe, abon yang tinggi natrium, tinggi lemak. Perencanaan menu harus dievaluasi agar makanan tinggi natrium tidak berada dalam satu paket,” sambungnya.
MBG kering itu camilan
Menurut Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY itu, MBG kering yang diberikan selama Ramadan seperti camilan atau makanan pendamping.
Dengan demikian, perlu ada edukasi kepada keluarga penerima manfaat untuk menyediakan makanan sehat.
Jika MBG kering berkelanjutan, ia mendorong SPPG untuk berkolaborasi dengan UMKM sekitar yang bisa menyediakan menu dengan masa simpan lebih panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Gubernur-DIY-Sri-Sultan-Hamengku-Buwono-X-di-Kompleks-Kepatihan-Yogyakarta-Kamis-2622026.jpg)