Aksi Unjuk Rasa di Mapolda DIY

Massa Aksi di Depan Polda DIY Terlibat Benturan dengan Warga

Massa aksi mundur ke arah barat, setelah terdengar ledakan dan disusul sekelompok warga yang tiba-tiba keluar dari gang timur Polda DIY.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
BENTURAN: Massa aksi mundur ke arah barat, setelah terdengar ledakan dan disusul sekelompok warga yang tiba-tiba keluar dari gang sebelah timur Polda DIY. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Massa aksi yang mendatangi Polda DIY, dilaporkan berbenturan dengan warga, Selasa malam (24/2/2026).

Massa aksi mundur ke arah barat, setelah terdengar ledakan dan disusul sekelompok warga yang tiba-tiba keluar dari gang sebelah timur Polda DIY.

Warga juga terlihat berjaga di gang-gang sirip sekitar Mapolda DIY.

Laporan Reporter Tribun Jogja di lokasi, sekelompok warga yang muncul dari sirip timur Polda DIY membawa kayu dan bambu.

Mereka berlari mengejar para demontrans yang kocar-kacir menyelematkan diri ke arah barat.

Massa aksi tersebut semula berdatangan ke Mapolda DIY karena kecewa dengan kepolisian.

Massa aksi mengaku marah dan kecewa terhadap Polri atas peristiwa penganiayaan yang terjadi di Tual, Maluku.

Massa aksi sempat menggelar salat goib, yang dilanjutkan dengan salat isya'.

Mereka mendoakan para korban kekerasan aparat, sekaligus mendoakan agar aparat yang berbuat dzalim mendapatkan balasan setimpal. 

Tanggapan Polda DIY

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyesalkan adanya tindakan anarkis para massa seruan aksi di Mapolda DIY sejak Selasa petang (24/2/2026).

Ihsan mengatakan massa aksi tiba di Mapolda DIY pada Selasa petang sekitar pukul 18.00 WIB. Mereka kemudian berusaha masuk dengan cara merusak pagar sisi timur dari gedung Polda DIY.

“Mereka melakukan perusakan pagar sisi timur, kemudian masuk dan diterima Dirintelkam dengan baik,” katanya, saat dihubungi, Selasa malam.

Pihaknya meminta massa aksi tidak terpancing provokasi yang mengakibatkan kericuhan. Meski sempat diwarnai aksi vandalisme dan perusakan sejumlah sarana Mapolda DIY, pihak kepolisian tetap melakukan pengamanan dengan kondusif.

“Kami imbau massa tidak terprovokasi, dan jangan bertindak anarkis,” tegas Ihsan.(rif/hda/hdy)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved