SAR Bantul Siagakan 100 Petugas Amankan Padusan di Pantai Parangtritis
SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis-Depok menyiapkan lebih dari 100 personel untuk pengamanan tradisi padusan 2026.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- SAR Satlinmas menyiapkan 100+ personel di Pantai Parangtritis dan Pantai Depok untuk pengamanan tradisi padusan Ramadan 2026, dilengkapi jetski, perahu jukung, dan papan surfing.
- Terdapat 15–20 titik rip current, dengan 8–10 berada di area rawan dekat pintu masuk. Gelombang 2–3 meter, pengunjung diminta waspada.
- Pengamanan dilakukan 16–17 Februari 2026. Wisatawan diimbau tidak bermain terlalu ke tengah dan mematuhi arahan petugas SAR.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Search and Rescue (SAR) Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Parangtritis-Depok, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, menyiapkan lebih dari 100 personel untuk pengamanan tradisi padusan menjelang puasa Ramadan 2026.
Sekretaris SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, Rodhiva Wahyu Widho Santosa, mengatakan Pantai Parangtritis menjadi salah satu tujuan utama wisatawan untuk melaksanakan tradisi padusan di wilayah Bantul.
Untuk itu, SAR Satlinmas menerjunkan personel yang lebih banyak guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Momen padusan ini memang menjadi salah satu perhatian kami, yang mana sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Momen padusan ini yang datang ke pantai berbondong-bondong, semuanya main air. Nah itu sudah kami siapkan untuk lebih dari 100 personel, mengingat saat ini kita ada beberapa anggota baru," katanya, saat dijumpai di Pantai Parangtritis pada Senin (16/2/2026).
Selain personel yang disiagakan di bibir-bibir pantai, pihaknya juga menyiapkan satu unit jetski dan satu unit perahu jukung untuk mengantisipasi apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam momen tersebut.
Tidak hanya itu, para petugas juga menyiapkan papan surfing di sejumlah titik Pantai Parangtritis dan Depok.
"Karena, dalam momen padusan sebelumnya, kita ada dua orang yang terbawa arus balik ke tengah. Itu berhasil kita selamatkan. Momen padusan tahun lalu itu ramai dikunjungi wisatawan, wisatawan lokal. Mereka berbondong-bondong satu keluarga ke pantai dan seringnya pada saat bermain air mereka abai sama aturan yang diarahkan oleh petugas," papar dia.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, kondisi gelombang pantai pada saat ini tergolong normal dengan ketinggian gelombang sekitar dua sampai tiga meter.
Namun, masih ada beberapa titik rip current yang perlu diwaspadai dan dijauhi oleh pengunjung agar momen padusan berjalan aman tanpa menimbulkan korban laka air.
Baca juga: Daftar Lokasi Pemantauan Hilal Penentuan Awal Ramadan 2026, Ada 4 Titik di Wilayah DIY
Dari hasil pemetaan saat ini, ada sekitar 15-20 rip current di sepanjang Pantai Parangtritis-Depok.
Kemudian, lokasi yang berpotensi bersinggungan dengan pengunjung atau digunakan oleh pengunjung untuk bermain air maupun melaksanakan padusan sekitar delapan-10 rip current.
Rip current adalah arus laut kuat dan sempit yang bergerak dari tepi pantai menuju ke tengah laut melalui celah di antara gelombang.
Arus ini sering terlihat tenang di permukaan, tetapi dapat menarik perenang menjauh dari pantai dengan cepat.
Rip current biasanya terbentuk karena perbedaan tinggi gelombang dan bentuk dasar laut.
| Hampir 5 Bulan Hilang, Kades Sambeng Magelang Belum Juga Kembali |
|
|---|
| ASN Pemda DIY Bakal WFH Tiap Hari Rabu, Ini Alasannya |
|
|---|
| Sri Sultan HB X Dukung Pembentukan Kodam Baru untuk Jawab Kompleksitas Wilayah DIY |
|
|---|
| Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang di Kota Yogyakarta: Talud Longsor hingga Atap Masjid Rusak |
|
|---|
| Kasus Kematian Akibat Leptospirosis di Gunungkidul Naik 500 Persen di Awal 2026 Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/SAR-Bantul-Siagakan-100-Petugas-Amankan-Padusan-di-Pantai-Parangtritis.jpg)