Disdik Sleman Pangkas Jam Belajar Sekolah Selama Ramadan 1447 H
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman menetapkan penyesuaian jam belajar bagi siswa selama Ramadan 1447 Hijriah.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Ringkasan Berita:
- Dinas Pendidikan Sleman menyesuaikan jam belajar siswa selama Ramadan 1447 H. Durasi pelajaran dipangkas 5 menit sehingga siswa pulang lebih awal.
- Jadwal berlaku untuk PAUD, SD, dan SMP, dengan libur resmi 18–22 Februari 2026 serta pembelajaran tatap muka dimulai kembali 23 Februari hingga 13 Maret 2026.
Tribunjogja.com Sleman – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman menetapkan penyesuaian jam belajar bagi siswa selama Ramadan 1447 Hijriah.
Durasi setiap jam pelajaran dipangkas lima menit dari ketentuan normal, sehingga siswa dapat pulang lebih awal untuk beribadah bersama keluarga dan masyarakat.
Penyesuaian Durasi
- SD: dari 35 menit menjadi 30 menit per jam pelajaran.
- PAUD/TK: dari 30 menit menjadi 25 menit.
- SMP: dari 40 menit menjadi 35 menit.
Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Disdik Sleman, Akhmad Ritaudin, menjelaskan bahwa kebijakan ini membuat siswa pulang lebih cepat dibanding bulan lain.
Contoh Jadwal
- SD kelas I–II: masuk pukul 07.00, pulang 11.15 WIB (8 jam pelajaran).
- SD kelas III–VI: masuk pukul 07.00, pulang 11.45 WIB, dengan tambahan istirahat 15 menit.
- Hari Jumat: pulang pukul 10.00 WIB (6 jam pelajaran).
Jadwal sudah termasuk kegiatan pembiasaan pagi seperti mengaji, salat duha, hafalan surat pendek, dan aktivitas keagamaan lain. Akhmad menekankan, setiap sekolah tetap memiliki kekhasan masing-masing dalam mengisi kegiatan Ramadan.
“Harapannya, selain pelajaran intrakurikuler, anak juga mendapat motivasi tentang nilai religius, toleransi, dan kepedulian sosial,” ujar Akhmad.
• Satpol-PP Sleman Perketat Patroli Ramadan, Pastikan Pengusaha Patuhi Jam Operasional
Libur Ramadan
Terkait libur, Disdik Sleman masih menunggu surat resmi dari Kemendikdasmen.
Namun, berdasarkan informasi dari Kemenko PMK, libur awal Ramadan berlangsung 18–20 Februari 2026, ditambah akhir pekan 21–22 Februari 2026. Pembelajaran tatap muka Ramadan dimulai kembali 23 Februari hingga 13 Maret 2026.
Akhmad mengimbau agar sekolah mengedepankan program penguatan karakter selama libur, seperti pembiasaan ibadah, literasi keagamaan, serta kegiatan bersama keluarga dan masyarakat, misalnya takjil dan mengaji. (rif)
• Demi Generasi Tangguh, Skadik 101 Perkuat Sinergi Pengasuhan Keluarga Anggota
| Melihat Motor Drag Listrik Siswa SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, Speed Tembus 134,4 Km/Jam |
|
|---|
| Pengakuan Eks Pentolan Geng Pelajar Jogja: Bongkar Gurita Kaderisasi dan Penyesalan yang Tersisa |
|
|---|
| Menguji 'Ruh' Kejogjaan di Gerbang Perguruan Tinggi |
|
|---|
| Cerita Guru Non-ASN di Sekolah Negeri di Jogja, Butuh Kepastian Nasib |
|
|---|
| Cegah Kasus Keracunan, Aplikasi AI 'Simetris' Diujicobakan Awasi Alur MBG di Jogja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Barisan-para-Siswa-Sekolah-Dasar-SD.jpg)