Realisasi Program MBG di Kota Yogyakarta Diklaim Makin Optimal, Serap 50 Tenaga Kerja Per Dapur

​Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menuturkan seluruh perangkat pendukung MBG bisa segera beroperasi penuh pada Februari 2026.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengklaim realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya sudah semakin optimal.

Dengan keberadaan dapur yang menunjukkan progres pemerataan, dampak ekonomi hingga penyerapan tenaga kerja disebut telah tercapai.

​Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menuturkan seluruh perangkat pendukung MBG bisa segera beroperasi penuh pada Februari 2026.

Ia pun mengungkapkan, Satuan Tugas (Satgas) di tiap kemantren hingga kelurahan sebenarnya sudah terbentuk dan siap menjalankan instruksi pemerintah pusat.

​"Sebenarnya kalau kami cek di Satgas, di tiap kemantren itu sudah ada semuanya, tiap kelurahan juga ada. Cuma, sekarang masih dalam proses pembangunan (dapur). Diharapkan bulan ini bisa running semuanya," ujarnya, Minggu (8/2/2026).

Baca juga: Unisa Yogyakarta Beri Sanksi Akademik Skorsing Dua Semester Kepada Mahasiswa Pelaku Kekerasan

​Selain memastikan ketersediaan gizi bagi anak-anak, Wawan menyoroti dampak positif program ini terhadap penyerapan tenaga kerja lokal di Kota Pelajar.

​Menurutnya, setiap unit dapur MBG diproyeksikan mampu menyerap hingga 50 tenaga kerja yang sebagian besar diambil dari warga Kota Yogyakarta.

​"Kita cukup bagus menarik banyak tenaga kerja, karena ada 50 orang per dapur. Dari jumlah itu, cuma tiga orang yang dari pusat. Ini sangat bagus untuk penyerapan tenaga kerja kita," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved