BLSDM Komdigi Yogya Gelar Pelatihan Cyber Security Online, Cegah Phishing dan Serangan Ransomware
Para pengguna gawai atau perangkat digital lainnya diharapkan untuk lebih paham tentang pentingnya keamanan dalam menyimpan data.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Percepatan adopsi teknologi digital di berbagai aspek kehidupan menyebabkan ancaman siber jauh lebih rumit dan berbahaya.
Ancaman tersebut mencakup segala hal, mulai dari skema phishing yang manipulatif hingga serangan ransomware yang menimbulkan kerugian masif.
Perkembangan teknologi yang pesat ini memiliki dua potensi masalah yang sangat penting di masyarakat.
Yang pertama, kurangnya pengetahuan awareness publik akan pentingnya cyber hygiene (praktik keamanan digital dasar) membuat mereka rentan menjadi target serangan cyber.
Kedua adalah kurangnya pengetahuan akan keterampilan dalam pengusaan teknis yang menggunakan sistem digital, serta memberikan perlindungan profesional terhadap infrastruktur digital.
Menyadari pentingnya mengatasi kedua masalah tersebut, BLSDM Komdigi Yogyakarta bekerjasama dengan PT Cyberkarta Tugu Teknologi melaksanakan pelatihan Cyber Security Online Workshop #13.
Acara tersebut dilaksanakan di kantor Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Yogyakarta, Sabtu (31/1/2026).
Dalam hal ini, Komunitas Cyberkarta mengambil inisiatif untuk menyelenggarakan Cyber Security Offline Workshop #13 dengan fokus pada tema "AI - SECURITY".
AI - Scurity merupakan salah satu metode yang saat ini paling digunakan dalam segala pekerjaan di era digitalisasi seperti saat ini.
Kerentanan keamanan dalam penggunaan sistem AI, perlu adanya dasar yang kuat dan sistematis keamanan yang berlapis.
Baca juga: Sekda DIY Tekankan Peran Lurah dan Paralegal Aktifkan Posbankum Sebagai Juru Damai
Menurut Wakil Menteri Komdigi RI, Nezar Patria, langkah strategis dalam pengembangan security digital harus terus dilakukan, supaya keamanan data baik dalam skala pemerintahan atau pun individual tetap terjaga.
"Kalau kita lihat bagaimana perkembang AI sekarang ini cukup dinamis serta menghawatirkan juga. Karena melihat perkembangan AI, yang mencoba melakukan penetrasi terhadap satu arsitektur digital baik itu di lembaga maupun individual, itu cukup mencemaskan,” katanya.
Karena itu pihaknya mencoba sebuah langkah, di antaranya yang pertama awareness pentingnya cyber scurity di tingkat dasar.
“Agar semua publik paham menggunakan gadged mereka secara aman. Misalnya password yang lebih kompleks, gunanya untuk melindungi perangkat digital. Sehingga lebih tahan terhadap serangan cyber,” sambungnya.
Dalam pelatihan pemahaman cyber scurity, para peserta dibekali ilmu tentang keamanan digital.
Pelatihan diikuti sebanyak 70 peserta secara offline, serta 380 secara online.
Pelatihan ini meliputi strategi yang mengacu lebih ke dalam sistem pengamanan data secara menyeluruh.
Keterkaitan penyimpanan data yang telah dicuri atau diretas, akan sangat berbahaya.
Oleh sebab itu, para pengguna gawai atau perangkat digital lainnya diharapkan untuk lebih paham tentang pentingnya keamanan dalam menyimpan data.
Para peserta pelatihan "AI - Scurity " akan dibekali pemahaman tentang, membedah bagaimana AI dapat digunakan sebagai instrumen serangan.
Mengembangkan alur kerja operasional bagi red team (team penyerang) dan blue team (team pertahanan) yang terintegrasi dengan teknologi AI.
Meningkatkan kesadaran dan praktek keamanan digital serta membangun wadah interaksi peserta, pakar industri, dan komunitas
keamanan siber dalam ekosistem yang suportif.
Mendorong Knowledge Sharing
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan digital, maka teknologi akan terus mengalami kemajuan yang sangat cepat.
Maka perlu adanya sharing ilmu yang memanfaatkan kemajuan teknologi digital terutama AI.
Oleh sebab itu, pentingnya AI - Scurity, dalam menjaga data harus terus dikembangkan.
Kepala BLSDM Komdigi Yogyakarta, Anton Susanto, mengatakan pentingnya membangun literasi keamanan siber yang kuat bagi masyarakat umum dan menyediakan pelatihan praktis, serta intensif guna meningkatkan keterampilan teknis bagi calon praktisi.
"Kami berharap, agar dengan diselenggarakannya pelatihan AI - Scurity, bagi masyarakat umum serta penyedia platform digital, bisa lebih memahami lebih dalam akan pentingan keamanan data. Karena perkembangan dunia digital akan terus berkembang, seiring dengan kemajuan jaman,” Ungkap Anton.
Hasil yang diharapkan dari pelatihan tersebut adalah terciptanya ekosistem digital yang lebih aman, tangguh, dan profesional. (*)
| Puluhan Remaja Digembleng Ilmu Bisnis Kuliner Street Food di Jogja, Solusi di Tengah Krisis Global |
|
|---|
| Miris, 80 Ribu Anak Berusia di Bawah 10 Tahun di Indonesia Sudah Terpapar Judol |
|
|---|
| Kolaborasi Lintas Sektor Penting Dalam Memperluas Konektivitas Digital Nasional |
|
|---|
| Layanan DARA: Konsultasi Kecanduan Game GRATIS Via WA oleh IGRS Komdigi |
|
|---|
| BOB Perkuat Standar Hospitality Borobudur Highland, Siapkan Pelayanan Kelas Dunia di Menoreh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pelatihan-cyber-security-online.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.