Volume Angkutan Barang KAI Daop 6 Yogyakarta Meningkat 23 Persen Sepanjang 2025
Peningkatan volume angkutan barang pada tahun 2025 menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda logistik yang profesional
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Volume angkutan barang KAI Daop 6 Yogyakarta sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan 23 persen.
- BBM masih menjadi komoditas dominan yang diangkut KAI Daop 6 sepanjang tahun 2025.
- KAI optimistis dapat terus meningkatkan kontribusi dalam mendukung kelancaran distribusi barang dan pertumbuhan sektor logistik di wilayah Daop 6 dan sekitarnya.
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat adanya kenaikan volume angkutan barang sepanjang tahun 2025.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan volume angkutan barang sepanjang tahun 2025 mencapai 380.516 ton. Sedangkan volume angkutan barang pada tahun 2024 sebesar 308.761 ton.
Peningkatan
Dengan demikian, secara tahunan volume kereta angkutan barang terjadi peningkatan 23 persen.
“Peningkatan volume angkutan barang pada tahun 2025 menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda logistik yang profesional, berkapasitas angkut besar, efisien, tepat waktu, dan ramah lingkungan," katanya, Jumat (30/1/2026).
Dominan BBM
Ia mengungkapkan BBM masih menjadi komoditas dominan yang diangkut KAI Daop 6 sepanjang tahun 2025. Total volume BBM pada tahun 2025 mencapai 328.909 ton.
Selain BBM, komoditas lain juga menunjukkan kontribusi signifikan, di antaranya komoditi lain-lain sebesar 34.033 ton, Bahan Hantaran Paket (BHP) sebesar 17.274 ton dan angkutan motor gratis sebanyak 300 ton.
"Dominasi angkutan BBM serta pertumbuhan komoditas lainnya mencerminkan peran strategis KAI dalam mendukung distribusi energi dan juga logistik nasional," sambungnya.
Dukung kelancaran distribusi barang
Dengan capaian tersebut, ia optimistis dapat terus meningkatkan kontribusi dalam mendukung kelancaran distribusi barang dan pertumbuhan sektor logistik di wilayah Daop 6 dan sekitarnya.
Feni menambahkan, KAI Daop 6 juga akan melakukan peningkatan layanan. Mulai dari sisi sarana, prasarana, maupun sistem operasional, guna memastikan kelancaran distribusi barang serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional bahkan nasional.
“Ke depan, KAI Daop 6 berkomitmen untuk terus memperkuat layanan angkutan barang melalui inovasi dan kolaborasi dengan para mitra, sehingga kereta api dapat menjadi pilihan utama dalam sistem logistik yang aman, efisien, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (maw)
| Libur Cuti Bersama Iduladha 2026, Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Melonjak 23 Persen |
|
|---|
| Libur Panjang Akhir Pekan, Volume Kedatangan Penumpang KA di Daop 6 Yogyakarta Meningkat 43 Persen |
|
|---|
| Long Weekend Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, 14 Ribu Penumpang KA Turun di Stasiun Yogyakarta |
|
|---|
| Antisipasi Lonjakan Penumpang Saat Libur Panjang Akhir Pekan, PT KAI Tambah 7 KA Tambahan |
|
|---|
| Cerita Prasetyo, Penjaga Perlintasan di Jogja Lari 200 Meter ke Arah Kereta Demi Cegah Kecelakaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Volume-Angkutan-Barang-KAI-Daop-6-Yogyakarta-Meningkat-23-Persen-Sepanjang-2025.jpg)