Harga Emas Melonjak ke Rekor Tertinggi, Sinyal Dini Ekonomi Global Kian Tidak Pasti.
Lonjakan harga emas Antam hingga Rp165.000 per gram mencerminkan meningkatnya ketidakpastian dunia
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Jika terlalu banyak dana masyarakat terserap ke instrumen emas, perputaran uang di sektor riil berpotensi melambat.
“Masalahnya bukan emasnya yang naik. Justru emas naik karena ekonomi sedang bermasalah. Pemerintah jangan sibuk menurunkan harga emas, tapi fokus mengatasi akar inflasi dan ketergantungan impor,” tegasnya.
Menurut Ayif, perlambatan perputaran uang di sektor riil dapat berdampak lanjutan berupa meningkatnya pengangguran dan kemiskinan apabila tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat.
Karena itu, ia menekankan pentingnya intervensi strategis pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Ia menilai, penguatan swasembada pangan dan energi menjadi langkah krusial agar perekonomian Indonesia lebih tahan terhadap guncangan geopolitik serta ketidakpastian ekonomi global yang masih berlanjut. (*)
| Dosen UMY Sebut Pengesahan UU PPRT Perkuat Pengakuan Hak Warga Negara, Tekankan Pengawasan |
|
|---|
| Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Jumat 24 April 2026 |
|
|---|
| Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Kamis 23 April 2026 |
|
|---|
| Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Rabu 22 April 2026 |
|
|---|
| Harga Emas Batangan di Pegadaian Rabu 22 April 2026, Antam Naik Rp 42 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Harga-Emas-Batangan-13-November-2025.jpg)