2 Ribu Bibit Kopi Arabika Ditanam di Girimulyo Kulon Progo, Hasil Bantuan Kementan RI

Kepala DPP Kulon Progo, Trenggono Trimulyo menjelaskan bantuan bibit kopi diberikan Kementan RI untuk program Gerakan Penanaman Kopi.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa/Humas Pemkab Kulon Progo
TANAM KOPI: Bupati Kulon Progo Agung Setyawan saat menanam bibit kopi Arabika secara simbolis di Kapanewon Girimulyo, Rabu (21/01/2026). Sebanyak 2 ribu bibit kopi bantuan Kementan RI ditanam di lahan seluas 2 ha di Girimulyo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kabupaten Kulon Progo mendapat bantuan bibit kopi varietas Arabika dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI). Ribuan bibit tersebut didistribusikan ke Kapanewon Girimulyo oleh Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo.

Kepala DPP Kulon Progo, Trenggono Trimulyo menjelaskan bantuan bibit kopi diberikan Kementan RI untuk program Gerakan Penanaman Kopi.

"Ada sebanyak 2 ribu bibit kopi Arabika yang diberikan oleh Kementan RI," jelas Trenggono memberikan keterangannya pada Kamis (22/01/2026).

Ribuan bibit kopi Arabika itu ditanam di lahan seluas 2 hektare (ha) yang berada di Padukuhan Patihombo, Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo. Lahan itu dikelola oleh Kelompok Tani Marsudi Rahayu.

Trenggono mengatakan Gerakan Penanaman Kopi diharapkan bisa menggerakkan sektor pertanian daerah. Girimulyo pun ideal untuk ditanami kopi lantaran wilayahnya berada di Pegunungan Menoreh.

"Selain perkebunan kopi, Kelompok Tani Marsudi Rahayu juga melakukan budidaya kambing Peranakan Etawa (PE)," ungkapnya.

Ketua Kelompok Tani Marsudi Rahayu, Theodolus Supino mengatakan kopi bukan komoditas yang asing bagi mereka. Sebab selama ini warga setempat juga sudah mengembangkan budidaya kopi Robusta.

Ia pun menyebut penanaman bibit kopi Arabika akan menjadi harapan baru bagi mereka. Apalagi 18 anggota aktif Kelompok Tani Marsudi Rahayu juga sudah mendapatkan pendampingan dari Kementan RI terkait budidaya kopi Arabika.

"Awalnya kami ragu karena ketinggian wilayah, namun setelah ada pendampingan, kami mantap beralih ke kopi Arabika," kata Supino.

Penanaman bibit kopi Arabika bantuan Kementan RI secara simbolis dilakukan pada Rabu (21/01/2026) di Patihombo. Bupati Kulon Progo Agung Setyawan ikut menanam bibit kopi secara simbolis.

Ia mengatakan bantuan bibit kopi jadi salah satu upaya merevitalisasi budidaya kopi di Pegunungan Menoreh. Tujuannya untuk menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat setempat dengan produk unggulannya yaitu Kopi Menoreh.

"Kopi Menoreh jadi kekuatan masyarakat, sehingga akan kami dorong agar kualitas, rasa dan pengolahannya seragam dan mampu jadi komoditas ekspor," ujar Agung.(alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved