Tebing di Jalur Cinomati Bantul Longsor Akibat Hujan, Akses Jalan Sempat Tertutup

Dampak dari tebing longsor tersebut menyebabkan arus Jalan Pleret menuju Dlingo sempat tidak bisa dilewati kendaraan.

Tayang:
Dokumentasi Warga/Tangkapan Layar Media Sosial
LONGSOR - Kondisi Jalur Cinomati, Kabupaten Bantul, saat tertutup tebing longsor pada Rabu (14/1/2026) malam. 
Ringkasan Berita:
  • Tebing di Jalur Cinomati, Kebokuning, Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, longsor pada Rabu (14/1/2026) pukul 22.45 WIB.
  • Dampak dari kejadian tebing longsor tersebut membuat arus Jalan Pleret menuju Dlingo sempat tidak bisa dilewati kendaraan.
  • Meski material longsor sudah ditangani dengan baik, pengguna jalan tetap diimbau berhati-hati dan waspada jika terjadi longsor susulan.
 

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Hujan yang mengguyur wilayah Bantul pada beberapa hari terakhir mengakibatkan tebing di Jalan Cinomati, Kebokuning, Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, longsor pada Rabu (14/1/2026) pukul 22.45 WIB.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan dampak dari tebing longsor tersebut menyebabkan arus Jalan Pleret menuju Dlingo tersebut sempat tidak bisa dilewati kendaraan.

"Lokasi jalur sempat ditutup sementara waktu, sehingga tidak untuk dilewati pengendara lalu lintas," katanya, kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).

Penutupan jalur tersebut dilakukan oleh piket jaga Polsek Dlingo di simpang empat Terong menuju Pleret.

Pihaknya pun telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak termasuk tokoh masyarakat dan relawan terkait penangan jalur tersebut.

"Kami telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan relawan terkait penanganan jalur itu," tuturnya.

Kendati demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dari kejadian tebing longsor tersebut.

Baca juga: Satu Rumah Warga di Bantul Terbakar saat Ditinggal Tahlilan, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Penanganan Longsor

Terpisah, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Dlingo, Tejo Widodo, menuturkan kejadian longsor itu telah dilakukan penanganan oleh FPRB bersama sejumlah pihak, termasuk warga setempat.

"Saat ini, jalur sudah bisa dilewati oleh pengendara lalu lintas secara pelan-pelan. Jadi tidak ada pengalihan jalur," ujar dia.

Meskipun longsor di jalur tersebut sudah ditangani, pihaknya tetap mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan waspada jika terjadi longsor susulan.

"Pengguna jalan kami imbau tetap hati-hati dan waspada, karena ditakutkan terjadi longsor susulan," tutup dia.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul telah mengetahui kejadian tersebut dan akan menerjunkan tim untuk melakukan penyemprotan jalan dari sisa longsor.

"Penyemprotan jalan dari sisa longsoran, kami lakukan supaya jalur itu tidak licin meski sudah dibersihkan oleh warga setempat," ucap Kepala Bidang Kedaruratan Logistik dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol.(*)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved